Kota Yogyakarta
Beberapa Personel Terpapar Covid-19, Damkar Kota Yogya Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Normal
Pelayanan bagi masyarakat tak terganggu, lantaran dapat di-back up oleh personel lainnya.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Penularan virus corona yang terjadi di lingkungan Balai Kota Yogyakarta melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dimana terdapat dua orang personel yang terpapar.
Namun, layanan kedaruratan bagi masyarakat, dipastikan tidak terganggu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengatakan, dua personel yang terpapar Covid-19 saat ini dalam kondisi baik, dan masih menyelesaikan karantina mandiri.
Tracing pun dilakukan, serta ditemukan lima kontak erat.
Baca juga: Selama 2 Hari, Pemkab Sleman Makamkan 24 Jenazah dengan Protap Covid-19
"Hanya lima itu, yang satu regu. Beberapa hari lalu sudah diminta isolasi mandiri, karena merasa nggregesi, tetapi setelah di-swab hasilnya negatif. Mungkin itu karena kecapekan saja," ujarnya, Jumat (25/6/2021).
Adanya satu regu yang sementara tidak bisa dioptimalkan tersebut, lanjut Octo, dapat diantisipasi.
Sehingga, ia bisa memastikan, pelayanan bagi masyarakat tak terganggu, lantaran dapat di-back up oleh personel lainnya.
"Sudah dilakukan pengaturan personel. Untuk kemudian selama 24 jam dua regu standby melakukan piket posko. Sehingga, layanan tidak masalah," terangnya.
"Memang layanan operasi tangkap tawon, evakuasi ular, maupun kucing, terbilang cukup tinggi. Jadi, dari aspek fisiknya memang agak terkuras," lanjut Octo.
Baca juga: Klaster Kegiatan Sosial Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di DI Yogyakarta
Terlebih, untuk layanan penyelamatan itu, pihaknya tak sebatas beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta saja.
Tapi, mencakup juga wilayah Kabupaten Sleman, serta Bantul, selama masih di seputaran ringroad, yang dikoordiskan dengan Damkar di kedua teritorial tersebut.
"Kalau ada yang membutuhkan layanan kami di inner ringroad, kami siap luncuran, tergantung siapa yang bisa bergerak lebih dulu, kita koordinasi dengan Sleman dan Bantul, sinergi tiga wilayah," cetus Kadamkar.
Sementara itu, berdasarkan data perkembangan terakhir, jumlah pegawai di lingkungan Balai Kota Yogyakarta yang terpapar Covid-19 masih berada di angka 52, tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/asal-usul-nama-varian-delta-mutasi-baru-virus-sars-cov-2-penyebab-covid-19.jpg)