Breaking News:

ADVERTORIAL

UPN Tingkatkan Kewirausahaan dan Daya Saing yang Ramah Lingkungan di Onafa

Program pembinaan ini dilakukan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan dan daya saing “Onafa” terutama pada masa pandemi ini.

Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Jaka Purwanta dan Tim PbM UPN lainnya beserta pemilik “Onafa” pada saat kegiatan penyuluhan dan pemberian bantuan peralatan produksi 

TRIBUNJOGJA.COM - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta melalui program Hibah Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Internal tahun 2021, melaksanakan programnya yaitu pengembangan kewirausahaan dan daya saing yang ramah lingkungan di Industri Kecil Aneka Kue dan Olahan Kacang Mete “Onafa”.

Satu di antara home industry yang bergerak pada produksi kue dan olahan kacang mete tersebut berlokasi di Dusun Sribit RT 06 RW 13 Sendangtirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta.

Program pembinaan ini dilakukan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan dan daya saing “Onafa” terutama pada masa pandemi ini.

Praktisi lingkungan dan juga dosen Jurusan Teknik Lingkungan UPN “Veteran” Yogyakarta, Jaka Purwanta menangkap adanya keterbatasan tingkat produksi dan penurunan tingkat penjualan pada home industry tersebut.

Baca juga: UPNVY Terima 1.822 Peserta SBMPTN 2021, Maba Wajib Punya Jati Diri Bela Negara

“Keterbatasan tingkat produksi ini dikarenakan peralatan produksi yang jumlahnya masih kurang, sedangkan penurunan tingkat penjualan produk secara umum disebabkan oleh kondisi perekonomian yang sedang menurun sehingga berakibat pada menurunnya daya beli masyarakat. Selain itu, juga dikarenakan metode marketing yang belum maksimal menggunakan kemajuan teknologi informasi. Selama ini masih mengandalkan pada order langsung ke “Onafa” atau via layanan WA. Hal ini yang membuat informasi produk-produk “Onafa” masih pada calon konsumen yang terbatas,” kata Jaka Purwanta kepada Tribunjogja.com.

Tambahnya lagi, untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman maka perlu dilakukan penambahan RTH (Ruang Terbuka Hijau) atau taman di sekitar lokasi “Onafa” dan penyediaan area parkir yang cukup untuk karyawan dan konsumen.

Pada RTH ditanami tanaman-tanaman khususnya yang berdaun banyak sehingga dapat menghasilkan oksigen yang akan membuat suasana lingkungan kerja menjadi lebih sejuk dan nyaman.

Hal ini akan berdampak positif pada meningkatnya produktivitas karyawan. 

Pada tataran regulasi, di Kabupaten Sleman sudah ada Peraturan Daerah Kabupaten Sleman No. 1 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 107 yang menjelaskan bahwa area untuk RTH  minimal 20% dari luas lahan.

Sedangkan untuk area parkir minimal 25% dari luas lantai bangunan.

Baca juga: UPNVY dan Tomsk State University Gelar Webinar Daring, Perkuat Hubungan Rusia-Indonesia

Pada kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat di Industri Kecil Aneka Kue dan Olahan Kacang Mete “Onafa” yang dibiayai oleh Hibah PbM Internal UPN “Veteran” Yogyakarta ini, tim PbM yang terdiri dari Jaka Purwanta, Suharwanto, dan Yuni Siswanti melakukan beberapa upaya untuk mengembangkan kewirausahaan dan daya saing yang ramah lingkungan di “Onafa”.

Untuk keterbatasan kapasitas produksi, tim PbM memberikan bantuan peralatan produksi berupa oven.

Sedangkan untuk meningkatkan kapasitas penjualan, Tim PbM memberikan penyuluhan dan pendampingan tentang strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti website sehingga informasi produksi “Onafa” dapat sampai ke seluruh masyarakat baik nasional maupun internasional.

Masyarakat cukup mengetik “Onafa” pada handphone dan akan muncul informasi tentang produk-produk “Onafa”.

Adanya strategi pemasaran yang terkini tersebut diharapkan akan dapat menggenjot tingkat penjualan produk. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved