Sekda Gunungkidul Benarkan Kepala Dinas Pariwisata Terpapar COVID-19 Pasca Hadiri Hajatan

Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul yang terpapar COVID-19 bertambah. Setelah Panewu Semin, kini Kepala Dinas

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul yang terpapar COVID-19 bertambah.

Setelah Panewu Semin, kini Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) juga disebut ikut terpapar.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Drajad Ruswandono. Adapun Panewu Semin yang terpapar bernama Witanto.

Baca juga: Ngobrol Parlemen: Perketat PPKM Mikro, Solusi Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 di DI Yogyakarta

"Kepala Dispar Asti Wijayanti terpapar setelah menghadiri hajatan," kata Drajad pada wartawan, Kamis (24/06/2021).

Sedangkan untuk Witanto, seperti yang diberitakan sebelumnya terpapar setelah kontak dengan salah satu pegawai Kantor Kapanewon Semin. Pegawai tersebut sempat menghadiri layatan di Karangmojo.

Terpaparnya Asti Wijayanti sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi, Dispar Gunungkidul, Supartono. Ia mengatakan Asti terpapar bersama 4 pegawai Dispar lainnya.

"Namun masing-masing terpapar dari tempat yang berbeda, seperti dari Ponjong, Playen, dan Wonosari," katanya beberapa waktu lalu.

Supartono memastikan hanya 5 orang dari lingkungan Dispar Gunungkidul yang terpapar COVID-19. Sebab semua pegawai sudah menjalani pengambilan swab PCR dan hasilnya negatif.

Langkah antisipasi lainnya adalah melakukan sterilisasi lingkungan kantor. Termasuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) sesuai aturan yang dibuat pemerintah.

"Protokol kesehatan (Prokes) tetap kami terapkan selama beraktivitas," ujar Supartono.

Baca juga: Nilai Tidak Mencukupi, Calon Siswa Ramai-ramai Cabut Berkas di Hari Terakhir PPDB SMP Kota Yogya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty melaporkan adanya 178 kasus baru konfirmasi positif COVID-19 hari ini. Angka kumulatif pun naik jadi 5.059 kasus.

Selain tambahan kasus baru, dilaporkan pula tambahan 6 kasus meninggal dunia serta 75 kasus dinyatakan sembuh dari COVID-19.

"Saat ini ada 1.423 kasus dalam perawatan dan isolasi mandiri (isoman)," kata Dewi.

Adapun angka meninggal dunia secara kumulatif mencapai 211 kasus. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 3.425 kasus. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved