Breaking News:

Israel Sukses Kembangkan Sistem Pertahanan Laser Udara, Ini Kemampuannya

Israel Sukses Kembangkan Sistem Pertahanan Laser Udara, Ini Kemampuannya

Editor: Hari Susmayanti
AFP/MAHMUD HAMS
Sistem rudal Israel Iron Dome ketika mencegat dan menghancurkan roket yang ditembakkan dari Gaza pada 13 November 2019. 

Oren Sabag kepala Elbit System yang bekerja dengan Kementerian Pertahanan Israel soal laser, menyebut uji coba yang berhasil baru-baru ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan produk.

Laser bertenaga listrik ini memberikan solusi yang jauh lebih murah untuk melengkapi pertahanan udara Israel.

Laser akan digunakan bersama Iron Dome jarak pendek Israel, serta sistem David's Sling jarak menengah, dan Arrow sistem intersepsi rudal ketinggian tertinggi Israel.

“Sistem laser akan menambah lapisan perlindungan baru pada jangkauan yang lebih besar dan dalam menghadapi berbagai ancaman – mengamankan negara Israel sambil menghemat biaya intersepsi,” kata Menteri Pertahanan Benny Gantz. 

Baca juga: Remaja Palestina Ditembak Tentara Israel di Kepala, Sempat Dirawat di RS, tapi Akhirnya Tewas

Baca juga: Militer Israel Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Gaza, Buntut Peluncuran Balon Pembakar Palestina

Iron Dome

Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel (kiri) menangkal roket (kanan) yang ditembakkan oleh Hamas menuju Israel selatan dari Beit Lahia di Jalur Gaza 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan artileri dan serangan udara pada hari Jumat, 14 Mei, sebagai tanggapan atas rentetan tembakan roket baru dari daerah kantong yang dikelola Hamas, tetapi menghentikan serangan darat dalam konflik yang kini telah merenggut lebih dari 100 nyawa warga Palestina.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel (kiri) menangkal roket (kanan) yang ditembakkan oleh Hamas menuju Israel selatan dari Beit Lahia di Jalur Gaza 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan artileri dan serangan udara pada hari Jumat, 14 Mei, sebagai tanggapan atas rentetan tembakan roket baru dari daerah kantong yang dikelola Hamas, tetapi menghentikan serangan darat dalam konflik yang kini telah merenggut lebih dari 100 nyawa warga Palestina. (ANAS BABA / AFP)

Sebelumnya, Israel melakukan agresi militer ke basis-basis Hamas di Jalur Gaza.

Serangan udara tersebut menewaskan masyarakat sipil baik itu perempuan maupun anak–anak. Terakhir, dalam serangan pada hari Minggu (18/11/2012) ini, serangan Israel disebut–sebut telah menewaskan hingga 45 orang warga Palestina di jalur gaza.

Berbagai kalangan menilai, serangan membabi buta yang dilancarkan Israel tak terlepas dari dukungan peralatan tempur yang memadai.

Pesawat tempur canggih, rudal pintar serta yang kini menjadi sorotan yakni sistem pertahanan rudal Israel yang disebut Iron Dome.

Sebagaimana dilansir NBCNews, sistem pertahanan rudal tersebut berfungsi sebagai penangkal rudal yang diluncurkan Hamas ke arah Tel Aviv.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved