Waspada Diabetes Tipe 2, Kenali Beberapa Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Diabetes tipe 2 memang lebih umum terjadi dan disebabkan salah satunya oleh gaya hidup tidak sehat, kenali gejala-gejala awalnya
TRIBUNJOGJA.COM - Diabetes tipe 2 adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal.
Tingginya kadar gula darah ini disebabkan oleh tubuh yang tidak dapat merespons hormon insulin sebagaimana mestinya.
Hormon insulin adalah hormon yang membantu gula darah (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.
Dilansir dari WebMd, diabetes tipe 2 termasuk kondisi umum yang memerlukan penanganan signifikan apakah itu memeriksa gula darah atau kontrol dokter secara rutin.
Selain menangani kondisi itu sendiri, penderita diabetes tipe 2 juga harus menghadapi risiko komplikasi yang terkait dengan penyakit ini.
Baca juga: Gejalanya Sering Sepele, Inilah 9 Tanda-tanda Awal Seseorang Terkena Diabetes Tipe 2
Baca juga: Daftar Sayuran yang Baik untuk Penderita Diabetes, Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah
Misalnya, hidup dengan diabetes tipe 2 berarti seseorang menjadi berisiko tinggi mengalami komplikasi seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan masalah kaki.
Perawatan diri yang baik merupakan kunci untuk menangani penyakit diabetes tipe 2 secara efektif dan mengurangi risiko komplikasi.
Diabetes tipe 2 memang lebih umum terjadi dan disebabkan salah satunya oleh gaya hidup tidak sehat.
Berikut adalah beberapa gejala awal diabetes seperti dirangkum dari Medical News Today:
Sering buang air kecil
Ketika kadar gula darah tinggi, ginjal akan mencoba membuang kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah.
Hal ini dapat menyebabkan seseorang lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari.
Sering haus
Sering buang air kecil membuat tubuh kehilangan air tambahan.
Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat seseorang menjadi lebih haus dari biasanya.
Selalu lapar
Selain rasa haus, penderita diabetes juga ditandai dengan rasa lapar berlebihan.
Hal ini disebabkan karena makanan yang dikonsumsi sulit diubah menjadi energi lantaran kekurangan hormon insulin.
Merasa sangat lelah Kelelahan ini terjadi akibat kurangnya gula yang berpindah dari aliran darah ke sel-sel tubuh.
Penglihatan kabur
Kelebihan gula dalam darah bisa merusak pembuluh darah kecil di mata, yang bisa menyebabkan penglihatan kabur.
Penglihatan kabur ini bisa terjadi di salah satu atau kedua mata dan bisa datang dan pergi.
Jika tidak diobati dengan segera, kerusakan pada pembuluh darah bisa semakin parah yang bisa mengakibatkan buta penglihatan permanen.
Baca juga: KHASIAT Daun Kelor Berdasarkan Studi untuk Diabetes, Kanker dan Otak
Baca juga: Penderita Diabetes Berisiko Terkena Serangan Jantung Senyap, Ini Penjelasannya
Perlambatan penyembuhan luka
Kadar gula tinggi di dalam darah dapat merusak saraf dan pembuluh darah tubuh yang bisa mengganggu sirkulasi atau peredaran darah.
Akibatnya, luka bisa membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk sembuh.
Kesemutan, mati rasa, atau nyeri di tangan maupun kaki
Kondisi ini dikenal sebagai neuropati dan dapat memburuk seiring waktu dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius jika seseorang tidak mendapatkan pengobatan untuk diabetesnya.
Bercak kulit gelap
Bercak kulit gelap yang terbentuk di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan juga dapat menjadi gejala awal diabetes.
Gatal dan infeksi jamur Infeksi jamur cenderung terjadi pada area kulit yang hangat dan lembap, seperti mulut, area genital, dan ketiak.
Daerah yang terkena biasanya terasa gatal, tetapi seseorang juga bisa mengalami rasa terbakar, kemerahan, dan rasa nyeri sebagai tanda awal diabetes.
Cara pencegahan
Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada organ yang bisa berujung pada komplikasi penyakit seperti jantung, stroke, gangguan saraf, nefropati atau penyakit ginjal, kehilangan penglihatan, depresi, hingga demensia.
Diabetes dalam hal diabetes tipe 2 bisa disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, karena itu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat adalah hal yang utama.
Ada beberapa cara mencegah diabetes yang bisa dilakukan agar tidak terkena penyakit diabetes ini, antara lain:
- Jaga berat badan tetap ideal
- Aktif bergerak dan rajin berolahraga
- Jalankan pola makan sehat dan gizi seimbang
- Hindari konsumsi alkohol
- Berhenti merokok
- Cek kadar gula secara berkala
( kompas.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes-tipe-1-dan-tipe-2.jpg)