Breaking News:

Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta Sidak 2 Rumah Sakit, Temukan Semua Bed Telah Terisi Penuh

Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta melakukan sidak di dua rumah sakit sebagai sample yaitu RSUD Jogja atau dikenal RS Wirosaban

Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta Antonius Fokki Ardiyanto saat berdialog dengan pihak rumah sakit 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta melakukan sidak di dua rumah sakit sebagai sample yaitu RSUD Jogja atau dikenal RS Wirosaban milik pemerintah daerah dan Rumah Sakit Bethesda milik swasta, Jumat (18/6/2021).

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota YogyakartaSidak ini dilatarbelakangi terhadap situasi pandemi covid19 di Kota Yogyakarta yang akhir akhir ini pasca mudik meningkat dan untuk mengetahui kondisi faktual dari rumah sakit dalam menyikapi situasi akhir-akhir ini.

Baca juga: Produk Makanan dari Bahan Baku Porang Peluang Baru bagi UMKM di DI Yogyakarta

Dalam sidak di RSUD Jogja, pihaknya yditemui oleh pejabat rumah sakit.

"Didapati fakta bahwa semua ruang untuk penanganan Covid-19 baik yang ICU ataupun non ICU dalam posisi penuh. Untuk penanganan Covid19 ini RSUD menyiapkan 40 bed dan 7 bed untuk ICU. Kendala yang muncul adalah bila dalam satu ruang ada 3 bed dan satu bed misalnya ditempati perempuan maka dua bed yang lain tidak bisa ditempati lawan jenis," ungkapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Sabtu (19/6/2021).

Politisi PDI Perjuangan Inipun menilai kondisi tersebut harus segera dicarikan formulasi yang tepat mengingat terjadi juga antrean pasien.

"Sedangkan untuk permasalahan oksigen tidak ada kendala mengingat di RSUD sudah tersentral," tuturnya.

Sedangkan di Rumah Sakit Bethesda, lanjutnya, bed yang disiapkan baik ICU maupun tidak sejumlah 50 bed juga sudah penuh.

"Walaupun ada catatan bahwa perubahan ini sangat cepat belum tentu sekarang penuh besok juga penuh. Dalam sidak di rumah sakit Bethesda ditemui langsung oleh Direktur Rumah Sakit Bethesda dan beberapa pejabat di lingkungan rumah sakit," bebernya.

Fokki mengatakan, dengan melihat situasi di kedua rumah sakit tersebut maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa situasi ini harus segera diantisipasi oleh Pemerintah Kota Yogyakarta sehingga kemungkinan terburuk dari situasi pandemi Covid-19.

"Dalam sidak di kedua rumah sakit tersebut, pansus juga mendapati fakta lapangan yang mengejutkan karena tunggakan Kementrian Kesehatan RI di kedua rumah sakit tersebut cukup besar yaitu total Rp 16 miliar. Dan ini belum rumah sakit lain di Kota Yogyakarta yang kami yakini juga ada permasalahan klaim," urai Fokki.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 19 Juni 2021, Keluarkan 16 Kali Guguran Lava Pijar Jarak 2 Km Menuju Barat Daya

Di RSUD Jogja tunggakan total sebesar Rp 16 miliar dengan rincian untuk tahun 2020 sebesar Rp 5 miliar dan posisi berkas masih dalam proses verifikasi BPKP, sedangkan untuk januari-Mei 2021 sebesar Rp 11 miliar posisi sudah ada MOU di Kemenkes. Sedangkan di Bethesda total Rp 10 miliar.

"Melihat situasi ini maka pansus mengharapkan kepada Wali Kota Yogyakarta dan Gubernur DIY untuk bisa segera berkoordinasi dengan kemenkes agar proses pencairan klaim selama dokumennya lengkap segera dapat ditindanjuti," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved