Breaking News:

Tol Yogyakarta Solo

UPDATE Tol Yogyakarta-Solo, Rp78,7 Miliar Guyur Pemilik 116 Bidang Tanah di Kranggan Klaten

Pencairan uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus bergulir.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Suasana pencairan UGR tanah terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat (18/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pencairan uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus bergulir.

Kali ini, pencairan UGR tanah terdampak tol tersebut memasuki Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Jumat (18/6/2021).

Total terdapat 116 bidang tanah milik warga dan tanah kas desa (TKD) yang ikut diterjang oleh pembangunan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Baca juga: Sebaiknya Hati-hati Jika Mimpi Naik Kuda Besar, Ini Artinya

Adapun seratusan bidang tanah terdampak pembangunan tol itu, nilai total pembayaran UGR-nya sebesar Rp78,7 miliar.

Pantauan Tribun Jogja di lokasi, pencairan UGR tol Yogyakarta-Solo di desa itu berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Para penerima UGR dibagi pada dua sesi untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pencairan UGR tersebut.

Kepala Desa Kranggan, Gunawan Budi Utomo mengatakan, jika pencairan UGR sebanyak 116 bidang tanah tersebut merupakan tahap pertama.

"Pencairan 116 bidang ini kan tahap pertama, dari total 133 bidang tanah yang ikut terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo," ujarnya saat Tribun Jogja temui di kantor desa tersebut.

Ia mengatakan, adapun 17 bidang tanah yang belum dibayarkan oleh pihak panitia pengerjaan jalan tol Yogyakarta-Solo karena persyaratan administrasi dari 7 bidang tanah milik warga belum lengkap.

Baca juga: Hati-hati Jika Anda Mimpi Gigi Geraham Copot, Ini Artinya

"Jadi sisa 17 bidang tanah ini 10 bidang adalah tanah kas desa atau TKD. Tanah kas desa ini masih proses untuk pencairan UGR, begitu juga dengan 7 bidang tanah milik warga yang belum," ucapnya.

Menurut Gunawan, 116 bidang yang menerima UGR pada pencairan tahap pertama tersebut terdiri dari lahan persawahan, permukiman hingga tempat usaha.

Sementara itu, Staf PPK pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Christian Nugroho menambahkan pembayaran UGR bagi 116 bidang tanah terdampak tol tersebut jika dijumlahkan senilai Rp78,7 miliar.

"Kalau totalnya 116 bidang tanah ini sebanyak Rp78,7 miliar. Pembayaran dibagi dalam dua sesi undangan untuk mencegah kerumunan," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved