Update Corona DI Yogyakarta

Muncul Klaster Ziarah di Seyegan Sleman, Akses Satu Padukuhan Ditutup Sementara

Seluruh akses jalan menuju padukuhan Ngino XII, khususnya di empat RT (002 - 005) di Kalurahan Margoagung, Seyegan ditutup sementara, sampai batas wak

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Warga Padukuhan Ngino XII, Margoagung, Seyegan menjalani swab massal lanjutan setelah ditemukan ada puluhan warga positif seusai pulang dari ziarah. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seluruh akses jalan menuju padukuhan Ngino XII, khususnya di empat RT (002 - 005) di Kalurahan Margoagung, Seyegan ditutup sementara, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Warga di sana dikarantina dan tidak diperbolehkan keluar masuk wilayah.

Kebijakan ini diberlakukan, menyusul ditemukannya 40 warga, dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang ziarah dari Magelang, Jawa Tengah. 

"Satu Padukuhan kami tutup mulai Rabu (16/6/2021), sampai (kasus penularan) selesai. Sampai ada imbauan dari Pemkab, khususnya Dinas Kesehatan," kata Lurah Margoagung, Jarwo Suharto, Jumat (18/6/2021). 

Baca juga: BREAKING NEWS: Klaster Ziarah Muncul di Margoagung Seyegan Sleman, 40 Warga Positif Covid-19

Jarwo mengatakan, 40 warga padukuhan Ngino XII dan sebagian kecil warga Ngino XI yang sudah dinyatakan positif saat ini sedang menjalani Isolasi mandiri.

Akses sementara ditutup berdasarkan kesepakatan antara satgas Kalurahan, Kapanewon dan tokoh masyarakat.

Sebab, lokasi isolasi berdekatan dengan dua pasar, yaitu pasar milik Kabupaten dan pasar Srikaten sehingga akses warga ditutup agar bisa menjalankan isolasi dengan baik, dan sementara tidak beraktivitas di pasar. 

Warga yang sedang Isolasi mendapatkan bantuan jaminan hidup berupa sembako dari Kalurahan yang didistribusikan lewat padukuhan.

Di samping itu, pihak Kalurahan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan warga masyarakat. 

"Mudah-mudahan Dinas sosial nanti bisa mengampu (bantuan). Masyarakat yang tidak kena corona, juga patungan, membantu warga yang Isolasi," tutur Jarwo. 

Diketahui, klaster ziarah muncul di Padukuhan Ngino XII dan sebagian Ngino XI, kelurahan Margoagung, Seyegan. Sebanyak 40 orang dinyatakan positif Covid-19

Kasus penularan ini bermula ketika tanggal 6 Juni 2021 sebanyak 70 warga berziarah ke Magelang, Jawa Tengah menggunakan dua armada bus.

Baca juga: Aturan Baru, Kapasitas Pengunjung ketika ada Pertunjukan Seni di DI Yogyakarta Hanya 25 persen

Saat itu, sudah terdeteksi ada satu warga kondisinya kurang sehat. Setelah pulang ziarah, warga yang kurang sehat itu, melapor ke satgas penanganan Covid-19 dan langsung ditindaklanjuti ke Puskemas. 

Mengingat sudah ada gejala, maka warga yang ikut ziarah ke Magelang semuanya di-swab massal, pada Senin (14/6/2021). Hasilnya keluar pada Rabu (16/6/2021). Hasilnya, ada 40 orang yang dinyatakan positif Covid-19

Setelah ditemukan ada 40 warga yang positif, maka tracing dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved