Breaking News:

Cegah Klaster Perkantoran, Puluhan ASN Pemkab Sleman Jalani Swab Massal

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sekitar lima organisasi perangkat daerah (OPD) menjalani swab massal Polymerase Chain Reaction (PCR)

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Ahmad Syarifudin
Petugas sedang melakukan pengambilan sampel swab PCR bagi pegawai di kompleks perkantoran Dinas Pariwisata, Jumat (18/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sekitar lima organisasi perangkat daerah (OPD) menjalani swab massal Polymerase Chain Reaction (PCR) di kompleks perkantoran Dinas Pariwisata, Jumat (18/6/2021).

Swab massal dilakukan, karena sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Hari ini ada beberapa institusi perkantoran yang diswab. (Karena) dalam sepekan, terdeteksi ada beberapa ASN positif yang tertular dari keluarganya," terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi. 

Baca juga: PSS Sleman Kembali Dirumorkan Dekati Gelandang Asal Brasil Juninho

Menurutnya, beberapa ASN yang sudah dinyatakan positif itu sudah dilokalisir dan diidentifikasi. Bahkan, ada tracing dan testing yang sudah dilakukan lebih awal.

Mereka adalah pegawai yang kontak erat dan berkegiatan bersama. Sisanya, dilakukan hari ini. 

Shavitri enggan merinci, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Sleman yang sudah terkonfirmasi positif. Namun, peserta swab hari ini diakuinya sebagian masih ada hubungannya dari tracing Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang sebelumnya dinyatakan positif. 

Sebagian lainnya, kata dia, dari institusi lain yang kelurganya terkonfirmasi positif sehingga rekan kerjanya harus ditracing dan testing. Jumlah pegawai yang di-swab, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti. Tapi yang jelas dari pegawai di lima organisasi perangkat daerah. 

Baca juga: Pemkab Magelang Sosialisasikan Gerakan Minum Jamu untuk Tambah Imunitas Tubuh Saat Pandemi

"Angkanya saya belum tahu ya. Mungkin mendekati 80 orang yang diswab hari ini. Tapi untuk tracing kontaknya dari beberapa person, kami belum dapat data final," ujar dia, menjelaskan. 

Lebih lanjut, Kepala Bagian Humas Protokol Kabupaten Sleman itu mengatakan, ditemukannya sejumlah ASN yang positif virus SARS-CoV-2 penyebab covid dipastikan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan masih berjalan lancar.

Meskipun, ada tiga unit dalam institusi tersebut yang harus lockdown karena tracing kontak erat dengan pasien positif. 

"Ada tiga bagian institusi (yang lockdown). Tapi bukan keseluruhan kantor ya. Ini tiga institusi yang bagian (didalamnya) ada kasus. Mereka bekerja dari rumah semua, untuk sementara ini," kata dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved