Pengelola Wisata Dibekali Mitigasi Bencana
Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menggelar pelatihan mitigasi bencana yang diikuti puluhan pengelola destinasi wisata.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menggelar pelatihan mitigasi bencana yang diikuti puluhan pengelola destinasi wisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinpar Sleman, Suci Iriani Sinuraya mengungkapkan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan bekal kepada pengelola wisata untuk dapat mengetahui dan menerapkan manajemen risiko. Sehingga, setelah selesai pelatihan, pengelola wisata diharapkan mampu meminimalisir kerentanan yang terjadi di destinasi wisata.
"Saat ini kabupaten Sleman tidak hanya terjadi kerentanan terhadap bahaya bencana erupsi Merapi, tapi juga pandemi Covid-19 dan cuaca ekstrem," ujar Suci, Rabu (16/6/2021).
Pelatihan mitigasi bencana pada destinasi wisata dilaksanakan di Hotel Griya Persada Kaliurang, 14-17 Juni, diikuti oleh 40 orang pengelola dari 20 destinasi wisata se-Kabupaten Sleman. Materi pelatihan antara lain perkembangan pandemi, kajian risiko bencana dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, perkembangan aktivitas Gunung Merapi dan potensi bencana erupsi, P3K, hingga adaptasi dan mitigasi bencana akibat perubahan cuaca ekstrim. Selain itu, ada juga praktik simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan. (rif)
Baca Tribun Jogja edisi Kamis 17 Juni 2021 halaman 04.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tingkatkan-kesiapsiagaan-pengelola-wisata-di-sleman-dilatih-mitigasi-bencana.jpg)