Breaking News:

Dampak Pandemi, Angka Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Magelang Turun Hingga 80 Persen

Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang mencatatkan penurunan jumlah kunjungan wisata sebesar 80 persen

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
ILUSTRASI Candi Borobudur 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang mencatatkan penurunan jumlah kunjungan wisata sebesar 80 persen selama pandemi.

Berdasarkan data Disparpora Kabupaten Magelang jumlah kunjungan selama 2020 hanya mencapai 1.456.289 wisatawan. Dengan rincian kunjungan mancanegara hanya 37.681 wisatawan dan kunjungan lokal 1.418.608.

Baca juga: DPC HIPPI Sleman dan RPI Selenggarakan Seminar tentang Tanaman Porang, Pertama di Yogyakarta

Kemudian, dibandingkan pada 2019 jumlah kunjungan sebanyak 6.523.582 wisatawan. Dengan rincian kunjungan mancanegara 361.727 wisatawan dan kunjugan lokal 6.161.855 wisatawan.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein menuturkan, penurunan kunjungan wisata akibat pengaruh dari pandemi Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia sejak Maret tahun lalu.

"Penurunan kunjungan wisatawan sangat signifikan sebesar 80 persen, pada tahun 2020 dibandingkan 2019 lalu. Tak dipungkiri memang besar dipengaruhi adanya pandemi, hal ini membuat sektor wisata sangat terpukul," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Kamis (17/06/2021).

Ia menambahkan, selama pandemi sektor wisata di Kabupaten Magelang  bergerak sangat terbatas.

Hanya destinasi wisata tertentu yang masih bisa beroperasi meskipun tidak optimal.

Baca juga: Sebanyak 6.500 Pedagang Pasar di Bantul Belum Divaksin, Disdag Prioritaskan Tiga Pasar

"Di Kabupaten Magelang sekitar 230 destinasi wisata yang tersedia. Namun, selama pandemi tempat wisata yang beroperasi hanya 48 lokasi saja. Sebagiannya lagi, tutup sementara akibat tak adanya pengunjung," ujarnya.

Sementara itu, pihaknya pun mendesak pemerintah agar mempercepat vaksinasi bagi pelaku wisata di wilayahnya.

Karena, belum semua pelaku wisata di Kabupaten Magelang mendapatkan vaksin.

"Ini yang sedang kami ajukan, agar pelaku wisata bisa mendapatkan vaksin secepatnya. Karena, kami yakin dengan vaksinasi bisa memberikan multiplier effect terhadap pemulihan wisata khususnya di Kabupaten Magelang," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved