Breaking News:

DPC HIPPI Sleman dan RPI Selenggarakan Seminar tentang Tanaman Porang, Pertama di Yogyakarta

Akhir-akhir ini tanaman Porang sedang naik daun. Ternyata Porang Indonesia bisa diekspor dan harganya cukup tinggi.

Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
ILUSTRASI Tanaman Porang 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Akhir-akhir ini tanaman Porang sedang naik daun. Ternyata Porang Indonesia bisa diekspor dan harganya cukup tinggi.

Karena itu, DPC HIPPI (Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) bekerja sama dengan RPI (Raja Porang Indonesia) menyelenggarakan seminar Porang yang pertama kali di Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Ketua DPC HIPPI Sleman Atik Sri Purwantiningsih, SE, M,Acc, Akt dan Pegiat UMKM Makanan Berbahan Baku Porang Tetra Budiarto, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Grab Vaccine Center Yogyakarta di GOR UNY, Targetkan 10 Ribu Orang Divaksin

Pelaksanaan seminar secara gratis ini diselenggarakan secara offline, di Hotel Grand Rosela Yogyakarta, besok Jumat (18/6/2021).

"Namun karena harus protokol kesehatan, maka dibatasi pesertanya," kata Tetra panggilan akrab Tetra
Budiarto.

Menurut Atik, dengan adanya seminar Porang ini diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM tentang Porang.

Selain itu juga dapat memberikan alternatif usaha lain bagi pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19.

Adapun pembicaranya adalah Pemilik RPI (Raja Porang Indonesia) Thomas Raja Santosa, Sang Penakhluk Porang Terzag Ibu Muttie SAg, Dewan Penasehat Kadin DIY Tazbir Abdullah MHum, Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah Herry Zudianto, Praktisi Hilirisasi Porang Nur Rokhim, Geber UMKM dan Pegiat UMKM Makanan Berbahan Baku Porang Tetra Budiarto.

Baca juga: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Positif Covid-19, Puluhan Pegawai Jalani Swab

"Saya tertarik Porang karena produk ini bermanfaat dengan kandungan yang rendah kalori bisa masuk untuk semua segmen. Apalagi sekarang Porang jadi komoditas unggulan Indonesia di masa depan," kata Tetra.

Harapannya nanti Koperasi HIPPI (Kopindo Raya) bisa bekerja sama dengan KPIS (Koperasi Porang Indonesia Sejahtera) sebagai penyedia bahan baku olahan makanan dari Porang.

Selama ini porang hanya ditanam sebagian pengusaha lalu disetorkan ke pabrik untuk diekspor.

Karena itu, dalam seminar ini akan mengenalkan Porang sebagai bahan baku makanan atau produk lain kepada para pelaku UMKM.

Bahan baku Porang ini bisa sebagai pembuat bakso, mie, lem, pengental sirup, jelly, tas, dan lain-lain.

Sebagaimana telah diketahui Indonesia merupakan produser utama Porang.

Ada sekitar 10 negara peminat Porang antara lain Jepang, Vietnam, Thailand, Hongkong, Malaysia, Korea Selatan, New Zealand, Italia dan Pakistan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved