Breaking News:

Polres Magelang Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Muntilan 

Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian handphone (HP) yang terjadi di Dusun Tambakan Semawung, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh
Ilustrasi pencurian 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian handphone (HP) yang terjadi di Dusun Tambakan Semawung, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang

Tersangka berinisial EW (45) warga Dusun Karanglo RT 02 RW 01 Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang 

Sedangkan, korban bernama Bayu Fitrayanto (24) ber-KTP Kajoran, namun tinggal Dusun Tambakan Semawung, Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. 

Baca juga: EURO 2020: Inilah Prediksi Juara Piala Eropa - Italia Meroket, Jerman Melorot

Kapolres Magelang melalui Kasatreskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan menerangkan, awal mula kejadian pada hari Senin, (31/03/2021) lalu sekitar pukul 13.50 WIB di rumah korban di Dusun Tambakan Semawung tersebut dalam keadaan kosong, ditinggal pergi namun tidak terkunci. 

“Kemudian setelah korban kembali ke rumah, ternyata handphone Redmi Note 5 yang disimpan di atas meja dapur sudah hilang. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 3.425.000, dan melaporkan kejadian ke Polsek Muntilan,” papar Alfan melalui rilis yang diterima Tribun Jogja pada, Rabu (16/06/2021). 

Mendapat laporan tersebut,  Polres Magelang melakukan penyelidikan dan pada Rabu (08/06/2021) pukul 22.00 WIB petugas berhasil menangkap pelaku di rumah Kos pelaku wilayah Mlati, Sleman. 

Selanjutnya petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka EW (45) yang beralamat di Dusun Karanglo RT 02 RW 01 Desa Kalegen, Kecamatan  Bandongan, Kabupaten Magelang

“Dalam interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah mencuri handphone milik korban. Selanjutnya tersangka EW beserta barang bukti dibawa ke Polsek Muntilan untuk diproses lebih lanjut,” terangnya. 

Baca juga: Mengenal Mutasi Virus Corona Varian Delta yang Merebak di Indonesia, Gejala Umum dan Mirip Flu Berat

Ia menambahkan dalam pengungkapan kasus ini petugas melakukan penyitaan barang bukti. Di antaranya 1(satu) buah HP Redmi Note 5 yang merupakan hasil curian dan 1(satu)  unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nomor Polisi G-4739-CDG yang digunakan Sarana oleh pelaku. 

"Untuk memperkuat bukti dalam penyidikan penyidik telah menyita barang bukti HP hasil kejahatan dan Sepeda Motor sarana kejahatan" jelasnya. 

Tersangka EW telah melakukan tindak pidana pencurian. Tindakannya melanggar Pasal 362 KUHP dan diancam hukuman paling lama 5 tahun pidana penjara. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved