Breaking News:

Euro 2020

Krychowiak Pemain Pertama yang Dikartu Merah di Euro 2020

Dengan demikian, Krychowiak menjadi pemain pertama yang diusir wasit dari lapangan lantaran menerima kartu merah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hendy Kurniawan
ANTON VAGANOV/POOL/AFP
Grzegorz Krychowiak (10) dikartu merah (kartu kuning kedua) lantaran melanggar Jakub Hromada pada laga Grup E Euro 2020 antara Polandia vs Slovakia di Stadion St-Petersburg, Senin (14/6/2021) WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM - Polandia harus bermain dengan 10 pemain setelah Grzegorz Krychowiak menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah pada menit 62, saat laga Grup E Euro 2020 melawan Slovakia di Stadion St-Petersburg, Senin (14/6/2021) WIB.

Sebelumnya, di menit ke-22, mantan gelandang Sevilla dan PSG ini sudah menerima kartu kuning pertama setelah menahan laju gelandang Slovakia, tak jauh dari titik sepak mula. 

Dengan demikian, Krychowiak menjadi pemain pertama yang diusir wasit dari lapangan lantaran menerima kartu merah. Catatan buruk lainnya yang ditorehkan Polandia adalah, tim kedua yang menerima kartu merah dan mencetak gol bunuh diri pada satu kejuaraan Eropa, setelah Cekoslovakia melakukannya di tahun 1976.

Slovakia akhirnya memenangkan pertandingan ini dengan skor 2-1. Keunggulan Slovakia dibuka pada menit ke-18. Tusukan Robert Mak dari sisi kiri mampu melewati dua pemain Polandia.

Bola pun digiring sedikit diagonal ke dalam kotak penalti, sebelum Mak melepaskan tembakan ke tiang dekat. Wojciech Szczęsny yang menjatuhkan diri gagal menepis bola, tetapi ternyata bola mengenai tiang gawang, lalu memantul mengenai badan Szczęsny. Bola pun memantul kembali masuk ke gawang. Gol. Ini adalah gol bunuh diri tercepat pada satu turnamen Euro. 

Polandia yang dimotori penyerang tajam Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, mampu menyamakan skor, semenit setelah turun minum. Karol Linetty mampu memaksimalkan umpan Maciej Rybus, sebelum menaklukkan kiper Slovakia, Martin Dubravka. 

Kehilangan satu pemain membuat lini tengah Polandia limbung. Berkali-kali serangan yang dibangun Karol Linetty, Mateusz Klich, Kamil Jozwiak, dan Lewandowski dengan mudah dibendung pertahanan Slovakia yang rapat. 

Sebaliknya, Slovakia lebih berbahaya saat menyerang. Mereka surplus satu pemain, memudahkan untuk mengeksploitasi ruang kosong. Transisi bertahan dan menyerang Slovakia pun lebih imbang. Efektif tentu saja. 

Terbukti, tujuh menit setelah Krychowiak dikartu merah, Milan Skriniar membawa Slovakia unggul 2-1. Tendangan keras kaki kanan dari dalam kotak penalti setelah mendapat umpan sepakan pojok dari Marek Hamsik, meluncur ke sudut kanan tanpa bisa dihentikan Szczęsny. 

Skriniar benar-benar tampil menggila. Dia mampu membuat 10 sapuan, terbanyak di satu laga sepanjang Euro 2020. Statistik mengesankan lainnya adalah, Skriniar membuat 69 sentuhan, 5 menang duel, 3 recovery, 3 intersep, 2 intersep di kotak penalti, 2 blok, dan 1 gol. Bek yang baru saja menjuarai Seri A bersam Inter Milan ini juga mencatatkan 94 persen umpan akurat. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved