Breaking News:

Varian Covid-19 Asal India Merebak, Ini Saran Epidemilog Pandu Riono : Terapkan Karantina Wilayah

Varian Covid-19 Asal India Merebak, Ini Saran Epidemilog Pandu Riono : Terapkan Karantina Wilayah

Editor: Hari Susmayanti
Shutterstock
Ilustrasi lockdown, penguncian, virus corona 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Epidemiolog Pandu Riono menyarankan pemerintah menerapkan kebijakan karantina wilayah untuk mencegah penularan virus covid-19 varian B.1.617 atau virus corona yang berasal dari India.

Varian virus ini memiliki kemampuan penularan yang lebih cepat.

Sejauh ini, virus tersebut sudah menyebar di wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Kudus Jawa Tengah dan Bangkalan Jawa Timur.

"Kita harus cemas, melihat kenyataan varian virus sudah kumpul di Indonesia. Varian Delta dan Alpha sudah mendominasi.

Harus ada keberanian melakukan karantina di wilayah yang sedang meningkat kasusnya," ujar Pandu Riono, Senin (14/6/2021).

Menurut Pandu, dengan sifat virus yang lebih menular ini, karantina wilayah sangat diperlukan untuk menghentikan laju penularannya di Tanah Air.

"Sangat penting untuk menekan perluasan varian baru pada wilayah dengan lonjakan yang sangat tinggi yang biasanya disebabkan varian baru," kata dia.

Selain karantina wilayah, menurut Pandu, pemerintah juga diminta sigap untuk melakukan Tes-Lacak-Isolasi (testing, tracing, treatment) yang ketat hingga vaksinasi cepat pada mereka yang paling rawan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, karantina wilayah merupakan bagian respons dari Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Baca juga: Tren Kasus COVID-19 di Kabupaten Magelang Meningkat, Didominasi Klaster Keluarga

Baca juga: Update COVID-19 di Klaten 14 Juni 2021 : Tambah 146 Kasus Positif, 4 Pasien Meninggal Dunia

Karantina wilayah dilaksanakan kepada seluruh anggota masyarakat di suatu wilayah apabila dari hasil konfirmasi laboratorium sudah terjadi penyebaran penyakit antar anggota masyarakat di wilayah tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved