Breaking News:

Sebanyak 4 Warga Klaten Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Terjangkit DBD

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten mencatat sejak Januari hingga Juni 2021, sebanyak 4 warga daerah tersebut meninggal dunia akibat demam berda

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Nyamuk aedes aegypti 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten mencatat sejak Januari hingga Juni 2021, sebanyak 4 warga daerah tersebut meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD).

Untuk itu, Dinkes Klaten meminta masyarakat selalu membersihkan tempat-tempat penampungan air yang ada disekitar tempat tinggalnya.

"Laporan hingga pekan ke 20 ada 72 kasus (DBD) dengan angka kematian 4 orang, ini (angka kematian) termasuk tinggi," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, pada Tribun Jogja pekan lalu.

Baca juga: Berburu Rilisan Album Fisik yang Mulai Langka di Jogja Record Store Day

Menurut Anggit, seharusnya angka kematian akibat dari kasus DBD yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti tersebut harus berada di bawah 1 persen.

"Harus saya katakan ini tinggi, harusnya angka kematian itu satu atau di bawah satu persen ya. misal per seratus kasus itu satu kematian," ujarnya.

Disinggung terkait penyebab tingginya kasus DBD di Klaten, kata Anggit, tidak bisa dilepaskan dari adanya pandemi COVID-19 di daerah itu.

"Harus diakui, karena COVID segala-galanya berdampak. Salah satunya petugas kesehatan terbatas dalam menyampaikan sosialisasi," jelasnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 13 Juni 2021: Tambah 466 Kasus, Total Kasus Tembus 48.751 

Selain itu, juga karena situasi yang serba terbatas sehingga pemberantasan sarang nyamuk (PSN) belum maksimal.

"Misalkan saja pemberantasan sarang nyamuk di rumah-rumah kosong," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Klaten, Cahyono Widodo membenarkan adanya 4 warga Klaten yang meninggal dunia akibat terjangkit DBD pada 2021 ini.

"Iya (terjadi 4 kasus kematian akibat terjangkit DBD di Klaten)," ucapnya singkat saat dihubungi via pesan WhatsApp, Minggu (13/6/2021). (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved