Breaking News:

Disparpora Kabupaten Magelang Izinkan Destinasi Wisata Beroperasi dengan Prokes Sangat Ketat

Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang memperbolehkan destinasi wisata untuk beroperasi namun

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
DOKUMENTASI Wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang memperbolehkan destinasi wisata untuk beroperasi namun tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan sangat ketat.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein menuturkan, pelaksanaan wisata dengan prokes sangat ketat untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 saat berwisata.

Baca juga: Cara Mengenali Berita Hoax Menurut Diskominfo DIY

"Hingga saat ini, belum ada laporan terjadi klaster di destinasi wisata. Sehingga, kami sangat menjaga sekali terkait peraturan dalam berwisata saat masa pandemi, apalagi beberapa hari terakhir ini terjadi kenaikan tren kasus di Kabupaten Magelang," jelasnya pada Jumat (11/06/2021).

Adapun prokes dengan sangat ketat, lanjutnya, tempat wisata hanya diperbolehkan menerima kunjungan sebanyak 30 persen dari kapasitas normal.

Selain itu, jam kunjungan wisata hanya diperbolehkan hingga pukul 15.00 WIB.

"Kami lakukan pembatasan baik dari kapasitas maupun jam kunjungan. Harapannya dengan adanya aturan ini, prokes di tempat wisata bisa lebih ketat lagi. Tentunya, pemantauan akan terus kami lakukan," terangnya.

Sementara itu, destinasi wisata di Kabupaten Magelang yang sudah beroperasi sebanyak 48 tempat wisata.

Baca juga: Diskominfo DIY Sebut Lebih dari 1.600 Berita Hoax Terkait COVID-19 Telah Ditemukan

Di mana tempat wisata yang beroperasi ini, sudah dinyatakan memenuhi kelayakan dalam menjalankan kegiatan wisata.

"Dari total 230 destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang, yang beroperasi baru 48 tempat wisata saja. Semua (tempat wisata) yang sudah beroperasi dipastikan memenuhi kriteria wisata sehat di antaranya memiliki sertifikasi CHSE," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved