Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Baru 5.933 Pelaku Usaha di Kulon Progo Daftar BPUM 2021

Ribuan pelaku usaha yang mendaftar itu memiliki jenis usaha bermacam-macam ada perdagangan, produksi, pertanian, peternakan, perkebunan, jasa dll.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah kembali menggelontorkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Mengingat COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi mereka. 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo, Sri Hermintarti mengatakan terkait dengan BPUM 2021 ini, pihaknya hingga 9 Juni 2021 telah mengusulkan sebanyak 5.933 pelaku usaha

Ribuan pelaku usaha yang mendaftar itu memiliki jenis usaha yang bermacam-macam ada perdagangan, produksi, pertanian, peternakan, perkebunan, jasa dan lain-lain. 

Baca juga: DKP Kulon Progo Sebut Produksi Ikan Budidaya Melimpah Ketimbang Produksi Ikan Tangkap

Namun menurut Hermin, jumlah pendaftar BPUM 2021 ini masih relatif kecil bila dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sebab pada 2020 lalu, Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo mengusulkan sebanyak 51.726 pelaku usaha

Penurunan jumlah pendaftar BPUM 2021 di Kulon Progo disebabkan karena aturan dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) yang harus melampirkan izin usaha. 

"Usulan tahun 2021 sampai dengan saat ini relatif masih kecil kemungkinan karena berdasarkan aturan dari Kemenkop, pelaku usaha mikro yang mendaftarkan BPUM harus melampirkan izin usaha atau surat keterangan usaha dan foto tempat atau kegiatan usaha," jelasnya, Kamis (10/6/2021). 

Baca juga: Sego Segawe Reborn Bersama Jogja Lebih Bike Ajak Masyarakat Kulon Progo Bersepeda

Ia juga menyampaikan terdapat perbedaan besaran BPUM yang akan diterima oleh pelaku usaha yang lolos.

Besaran BPUM 2021 hanya Rp 1,2 juta sementara di tahun sebelumnya sebesar Rp 2,4 juta. 

Kepala Bidang Permodalan, Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo, Sri Wahyuniarto menambahkan Kemenkop mensyaratkan surat izin usaha untuk mendaftar BPUM karena untuk memastikan bahwa calon penerima benar-benar sebagai pelaku usaha mikro yang memiliki usaha. 

Sehingga pelaku usaha yang belum memiliki surat izin usaha bisa mengurus melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) setempat atau bisa mengurus surat keterangan usaha di kalurahan setempat. ( Tribunjogja.com

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved