Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

DKP Kulon Progo Sebut Produksi Ikan Budidaya Melimpah Ketimbang Produksi Ikan Tangkap

Produksi perikanan budidaya pada 2021 sebesar 4.379,10 ton dan produksi perikanan tangkap sebesar 258,74 ton. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Kulon Progo menyebut produksi perikanan budidaya lebih banyak ketimbang produksi perikanan tangkap. 

Melimpahnya jumlah produksi ikan budidaya itu disebabkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan di kabupaten tersebut terbilang rendah. 

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kulon Progo, Sudarna mengatakan produksi perikanan budidaya pada triwulan I tahun 2021 sebesar 4.379,10 ton dan produksi perikanan tangkap sebesar 258,74 ton. 

Baca juga: Produksi Perikanan di Kabupaten Kulon Progo pada 2020 Capai 18.792 Ton

Sementara selama 2020 lalu, produksi perikanan budidaya sebesar 16.666 ton dan perikanan tangkap sebesar 2.126 ton. 

"Jadi di Kulon Progo jumlah produksi ikan budidaya tidak sebanding dengan produksi perikanan tangkap. Dikarenakan permintaan ikan di Kulon Progo rendah yang diakibatkan oleh minimnya konsumsi ikan oleh masyarakat," ucapnya, Selasa (8/7/2021). 

Sudarna menyebut tingkat konsumsi ikan di Kulon Progo sebesar 26,49 kilogram/kapita/tahun.

Jumlah itu jauh dari rata-rata konsumsi ikan tingkat provinsi DIY yang mencapai 36,50 kilogram/kapita/tahun.

Baca juga: Menteri KKP Ingin Nantinya Pelabuhan Tanjung Adikarto Jadi Pusat Ekonomi Perikanan

Akibatnya rendahnya tingkat konsumsi ikan di Kulon Progo tersebut menyebabkan para peternak menjual hasil produksi ikannya ke daerah lain. 

Kendati demikian, Dinas Perikanan dan Kelautan Kulon Progo menargetkan produksi perikanan pada 2021 sebesar 17.154 ton. 

Dengan rincian, produksi perikanan budidaya sebesar 14.854 ton dan perikanan tangkap sebesar 2.300 ton. 

Target itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 16.537 ton. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved