Breaking News:

Berita Kesehatan

Apakah Jasa Pembesaran Alat Vital Benar-benar Ampuh? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini

Pria yang menginginkan alat vital lebih besar mungkin memiliki citra tubuh yang buruk, kurang percaya diri, tak menghargai tubuhnya, atau bahkan

Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Getty Images/iStockphoto
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Mungkin Anda pernah melihat iklan jasa pembesaran alat vital. Biasanya iklan tersebut ditempel di tempat-tempat strategis, semisal di perempatan jalan. Pertanyaannya, apakah jasa tersebut benar-benar terpercaya? Alias benar-benar bisa memperbesar ukuran alat vital?

Sebagaimana dilansir WebMD, ada beberapa hal yang digunakan pria untuk mencoba memperbesar ukuran alat vital, antara lain:

  • Pompa vakum
  • Latihan peregangan, disebut jelqing
  • Suplemen
  • Krim
  • Operasi

Yang benar adalah bahwa perawatan ini cenderung memiliki hasil yang sederhana, itu pun jika ada, kata para ahli.

Bahkan kebanyakan tidak melakukan apa pun untuk meningkatkan ukuran alat vital.

Tetapi beberapa teknik, termasuk penurunan berat badan, dapat meningkatkan penampilan alat vital atau kepercayaan diri Anda di tempat tidur, kata Petar Bajic, MD, ahli urologi dan kepala Men's Health Center di Glickman Urological and Kidney Institute di Cleveland Clinic.

Bagaimana Anda bisa mengetahui mana cara yang terpercaya dan jasa yang palsu? Bicaralah dengan dokter Anda sebelum Anda mencoba perangkat atau perawatan pembesaran alat vital apa pun.

“Banyak pria masih merasa tidak nyaman berbicara dengan dokter mereka tentang masalah ini, tetapi mereka harus mencari nasihat dari seseorang yang berpengalaman di bidang ini,” kata Bajic.

"Orang-orang akan melakukan segala macam hal untuk mencoba membuat alat vital mereka lebih besar," tambahnya.

Kemungkinan besar, alat vital Anda tidak terlalu kecil, kata para ahli.

Pria yang menginginkan alat vital lebih besar mungkin memiliki citra tubuh yang buruk, kurang percaya diri, tak menghargai tubuhnya, atau bahkan kondisi yang disebut dismorfia tubuh, kata Michael O'Leary, MD, seorang profesor bedah urologi di Harvard Medical School dan ahli urologi di Brigham and Women's Hospital di Boston.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved