Breaking News:

TNGM Sebut Bukan di Puncak Merapi Terkait Video Viral Remaja Gabut di Pasar Bubrah

Video tentanng sekelompok remaja yang mendaki dan berfoto di Gunung Merapi viral di media sosial, belum lama ini.

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Agus Wahyu
Twitter BPPTKG
Visual puncak Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Video tentang sekelompok remaja yang mendaki dan berfoto di Gunung Merapi viral di media sosial, belum lama ini. Padahal, gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta tersebut saat ini masih berstatus Siaga (level III) sejak 2018 dan aktivitas pendakian dilarang.

Video berdurasi 0,20 detik yang diunggah ulang oleh akun Twitter AB-sajaa itu memperlihatkan sekelompok remaja berpose di depan tanda pos pendakian Pasar Bubrah. Mereka terlihat datang ke sana dengan peralatan seadanya. Video tersebut dinarasikan dengan kalimat berbunyi "Gabut-gabut tekan Pasar Bubrah Merapi og pie. Meh lanjut munggah neh, nggak wani".

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Akhmadi, memastikan adegan dalam video itu bukan di Pasar Bubrah dekat puncak Merapi, melainkan jauh di bawah. Apalagi, tampak ada jalan setapak yang dicor beton.

Ia menduga, sekelompok remaja bisa tracking sampai di sana, karena beberapa bulan lalu di New Selo di dekat Desa Lencoh telah dibuka objek wisata swafoto, sehingga pengunjung bisa tracking sampai di jalur pendakian.
"Kami menemukan titik yang ada papan oranye (seperti di video) itu, jaraknya masih sekitar 600 meter dari New Selo (Boyolali)," kata dia, Rabu (9/6/2021).

Menurut Akhmadi, titik tersebut bukan bagian dari kawasan TNGM, yang selama ini kerap digunakan warga lokal untuk aktivitas perkebunan. Aktivitas itu sekarang sudah dilarang berdasarkan rekomendasi Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG), lantaran dianggap berbahaya karena berjarak sekitar 3 kilometer dari puncak Merapi. (rif)

Selengkapnya baca Tribun Jogja Kamis (10 Juni 2021) halaman 4

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved