Breaking News:

Tak Terima Acaranya Dibubarkan Polisi, Dua Pemuda Mabuk Ancam Bunuh Kapolsek Tulung Klaten

Jajaran Polres Klaten membekuk dua orang pemuda berinisial  S (41) dan AK (21) lantaran mengancam akan membunuh Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluya.

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kedua tersangka S dan AK (baju tahanan merah) saat dihadirkan di Mapolres Klaten dalam sesi jumpa pers, Kamis (4/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jajaran Polres Klaten membekuk dua orang pemuda berinisial  S (41) dan AK (21) lantaran mengancam akan membunuh Kapolsek Tulung, Iptu Jaka Waluya.

Keduanya nekat melontarkan ancaman pembunuhan tersebut karena tidak terima dibubarkan oleh jajaran Polsek Tulung saat keduanya dan sejumlah rekan-rekannya sedang menggelar acara hiburan dan asyik berkerumun sembari berjoget di sebuah kolam pemancingan yang ada di daerah Kecamatan Tulung, Minggu (30/5/2021).

Jajaran Polsek Tulung saat itu mendatangi lokasi obyek wisata dan kolam pemancingan dalam rangka patroli penegakan protokol kesehatan COVID-19 di seluruh obyek wisata yang ada di daerah Kecamatan Tulung.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 4 Juni 2021, Keluarkan Awan Panas Guguran 1.500 Meter ke Barat Daya

"Pada saat melaksanakan patroli, petugas mendapatkan informasi bahwa ada kegiatan yang mengundang kerumunan dan beberapa anggota kemudian mendatangi TKP," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Klaten, AKP Andryansyah Rithas Hasibuan saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Kamis (4/6/2021).

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), lanjut Kasat, jajaran Polsek Tulung mendapat hadangan bahkan ancaman pembunuhan dari sekelompok pengunjung di tempat wisata dan kolam pemancingan tersebut.

Kemudian, pada saat di TKP juga didapati beberapa warga sedang mabuk minuman keras. Di sana Kapolsek langsung bertindak untuk membubarkan tetapi dari beberapa orang di situ melawan Kapolsek dan jajaranya.

Setelah mendapati laporan tersebut, lanjut Kasat, pihaknya langsung bergerak cepat dan menangkap dua orang pemuda berinisial S dan AK yang melakukan ancaman pembunuhan tersebut.

Kedua pemuda yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu merupakan warga Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

"Dengan ancaman pembunuhan kapolsek ini kurang dari 24 jam kami mengamankan beberapa orang dan setelah kita melakukan pemeriksaan kita menetapkan dua orang tersangka," katanya.

Dari kasus tersebut, penyidik menyita barang bukti antara lain berupa pakaian, video dan minuman keras.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved