Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 4 Juni 2021, Keluarkan Awan Panas Guguran 1.500 Meter ke Barat Daya

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran Merapi, Jumat (4/6/2021) pukul 01.36 WIB.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Twitter BPPTKG
Visual Gunung Merapi yang teramati dari PGM Selo, Sabtu (29/5/2021). Visual Gunung Merapi tampak, suhu udara 14.0 °C, kelembaban 75 %rh, tekanan udara 837.6 hpa, angin tenang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran Merapi, Jumat (4/6/2021) pukul 01.36 WIB.

Awan panas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 132 detik.

Estimasi jarak luncur 1500 meter ke barat daya dan cuaca berkabut.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya Malaysia yang Makin Tajir Selama Pandemi COVID-19

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi terlihat cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14-21 derajat Celcius, kelembaban udara 67-73 persen dan tekanan udara 567-708 mmHg.

Secara visual, gunung terlihat jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

“Terlihat ada 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1000 meter ke arah barat daya,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

Sementara, untuk kegempaan, gempa guguran tercatat sebanyak 44 kali dengan amplitudo 3-20 mm berdurasi 11-97 detik.

Hembusan terhitung terjadi dua kali, amplitudo 6-7 mm berdurasi 11-16 detik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved