Yogyakarta
Semangat PKL Malioboro Peringati Hari Kelahiran Pancasila
Warga di kawasan Malioboro, DI Yogyakarta antusias untuk memeriahkan momen Hari Lahir Pancasila.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tanggal 1 Juni baru ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan libur nasional sejak 2016 lalu oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Kendati demikian, warga di kawasan Malioboro, DI Yogyakarta tetap antusias untuk memeriahkan momen tersebut.
Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com pada Selasa, (1/6/2021) pukul 10.00 WIB, sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro menyempaikan diri untuk menggelar upacara guna memperingati Hari Lahir Pancasila.
Mereka berbaris berjajar di depan lapak dagangannya masing-masing.
Baca juga: Refleksi Hari Lahir Pancasila, Kapolri: Bersatu dan Gotong Royong Melawan Covid-19
Pemandangan itu dijumpai di sekitar Jalan Ahmad Yani, Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Para pedagang kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama dan dilanjutkan mengumandangkan lagu Garuda Pancasila ciptaan Sudharnoto.
Hal yang dilakukan para pedagang ini juga mengundang perhatian wisatawan yang kebetulan melintas di kawasan itu.
Sebagian wisatawan juga ada yang mengabadikan momen tersebut dengan gawainya masing-masing.
Demi memeriahkan peringatan, terdapat pula iring-iringan kendaraan berupa masing-masing satu unit mobil pick up dan motor roda tiga yang melintasi Jalan Malioboro.
Sejumlah pelaku usaha tampak menunggangi kendaraan tersebut sambil menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.
Suasana menjadi ramai karena mereka juga membawa pengeras suara yang diangkut di atas mobil pick up.
Baca juga: Di Titik Nol KM Indonesia, Sota, Merauke, Ini Pesan Dari Masyarakat Pancasila
Ketua Koperasi Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro Tri Dharma, Rudiarto, menyebut bahwa gelaran ini dilakukan secara spontan.
"Tadi dari malam koordinasi melalui HP dan Alhamdulillah terselenggarakan. Saya kira ini baik dalam rangka menumbuhkan patriotisme rasa nasionalisme di akar rumput Malioboro," jelasnya saat ditemui.
Melalui arak-arakan kendaraan dan upacara sederhana, dirinya bermaksud mendengungkan lagu Garuda Pancasila di sepanjang jalan Malioboro.
Harapannya lagu perjuangan tersebut dapat dijiwai oleh segenap PKL dan pelaku usaha di Malioboro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/semangat-pkl-malioboro-peringati-hari-kelahiran-pancasila.jpg)