Kabupaten Gunungkidul

Musim Ketiga, DPP Gunungkidul Tanam Kedelai Seluas 918 Hektare Mulai Juni Ini

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul terus berupaya untuk mengembangkan kedelai di wilayahnya.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Panen perdana kedelai hasil musim tanam kedua di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul terus berupaya untuk mengembangkan kedelai di wilayahnya.

Adapun kini para petani juga bersiap melakukan musim tanam ketiga.

Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menyampaikan musim tanam ketiga kedelai diperkirakan akan dimulai pada Juni 2021 ini.

"Lahan yang tertanam kedelai di musim ketiga ini luasnya mencapai 918 hektare (ha)," jelas Bambang lewat keterangannya pada Minggu (30/05/2021).

Ia menjelaskan para petani sebelumnya juga telah memanen kedelai dari hasil musim tanam kedua.

Baca juga: Gunungkidul Dinilai Miliki Peluang Bisnis Sarang Burung Walet

Proses panen berlangsung sejak April hingga pertengahan Mei ini.

Menurut Bambang, pada musim tanam kedua tersebut luas lahan yang tertanami kedelai mencapai 2.604 ha. Lahan ini tersebar di seluruh kapanewon di Gunungkidul.

"2.546 ha merupakan bantuan pemerintah program pengembangan kedelai, 58 ha sisanya adalah swadaya petani," ujarnya.

Bambang optimis hasil panen ini di Gunungkidul bisa membantu menaikkan produksi kedelai.

Apalagi hasil panen tersebut juga sudah dipesan oleh salah satu perusahaan asal Jakarta.

Kesepakatan pembelian kedelai tersebut dilakukan pada saat panen perdana musim kedua.

Adapun kedelai dibeli dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tunas Inti, Kapanewon Tanjungsari.

"Hasil kesepakatannya antara lain pembelian kedelai dengan harga Rp9.500 per kilogram," kata Bambang.

Baca juga: DPP Gunungkidul Sebut Budidaya Holtikultura Berkembang hingga Kawasan Pantai

Pada saat panen perdana kedelai musim kedua lalu, Gapoktan Tunas Inti menghasilkan 1,9 ton kedelai wose per hektare.

Luas lahan yang dimanfaatkan untuk kedelai tersebut mencapai 17 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Sugeng Purwanto mengapresiasi capaian panen tersebut.

Pasalnya, hasil yang didapat melebihi rata-rata produktivitas kedelai di DIY.

"Saya harap petani di Gunungkidul terus menanam kedelai, apalagi harga di pasaran saat ini sedang bagus," kata Sugeng.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved