Kabupaten Gunungkidul
Gunungkidul Dinilai Miliki Peluang Bisnis Sarang Burung Walet
Bisnis sarang burung walet masih menjanjikan sebagai komoditas ekspor dari Indonesia.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI Syamsul Ma'arif belum lama ini berkunjung ke Gunungkidul.
Ia meninjau usaha sarang burung walet di Kalurahan Siraman, Wonosari.
Syamsul menilai Gunungkidul memiliki potensi tinggi untuk pengembangan usaha sarang walet.
Pasalnya kondisi alam juga sangat mendukung.
"Persediaan pakan walet di alam Gunungkidul ini terbilang melimpah, satu di antaranya dari hutan jati," katanya lewat keterangan pada Minggu (23/05/2021).
Baca juga: Pelaku Seni Gunungkidul Berharap Kegiatan Seni Budaya Hidup Kembali
Syamsul mengatakan usaha sarang burung walet yang dimiliki Gunungkidul saat ini sudah berjalan baik.
Meski demikian masih dibutuhkan sejumlah persyaratan tambahan, seperti Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Sebab NKV ini menjadi tanda terpenuhinya standar unit usaha hewan agar layak sebagai komoditas ekspor.
Begitu pula dengan cara beternak walet yang ideal agar sarang yang didapat memenuhi kualitas.
"Apalagi usaha sarang walet di Gunungkidul ini berencana untuk mengekspor hasil produksinya," jelas Syamsul.
Ia melanjutkan, bisnis sarang burung walet masih menjanjikan sebagai komoditas ekspor.
Pasalnya, kebutuhan akan salah satu sumber protein ini terbilang tinggi di pasar mancanegara.
Adapun tujuan ekspor utama sarang burung walet ini adalah Tiongkok yang membutuhkan 6 ribu ton tiap tahun.
Selain Tiongkok, komoditas ini juga diincar oleh Amerika Serikat, Kanada, hingga Eropa.
"Kualitas sarang burung walet Indonesia sendiri salah satu yang terbaik, sehingga potensinya besar," kata Syamsul.
Baca juga: Warga Pudak Patuk Unjuk Hasil Latihan Kesenian Jathilan ke Dinas Kebudayaan Gunungkidul
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gunungkidul-dinilai-miliki-peluang-bisnis-sarang-burung-walet.jpg)