Breaking News:

Pendidikan

Dinilai Tak Temukan Kendala, Pelaksanaan ASPD di Jenjang SD Bisa Dijadikan Acuan PTM 2021

ASPD tingkat SD di Kulon Progotelah selesai dilakukan selama tiga hari yakni Senin (24/5/2021), Selasa (25/5/2021) dan Kamis (27/5/2021).

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Asesmen Pendidikan Standar Daerah (ASDP) bagi jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kulon Progo telah selesai dilakukan selama tiga hari yakni Senin (24/5/2021), Selasa (25/5/2021) dan Kamis (27/5/2021).

Dalam pelaksanaan ASPD tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat tidak menemui kendala apapun khususnya penerapan protokol kesehatan (Prokes). 

Sehingga dari pelaksanaan ASPD itu bisa dijadikan sebagai acuan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang. 

Baca juga: Tinjau ASPD Kelas VI SD, Bupati Kulon Progo Berharap Hasilnya Memuaskan Sesuai Harapan

Kepala Disdikpora Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan ASPD yang diikuti sekitar 6.000an siswa kelas VI di 338 SD di Kulon Progo ini berjalan dengan lancar baik penerapan prokes maupun ketepatan pelaksanaanya. 

Dikarenakan sebelumnya, mereka telah menjalani simulasi yang diadakan oleh sekolah masing-masing. 

Bahkan ASPD di tingkat SMP yang juga sudah dilakukan dijadikan acuan. 

"Mereka sudah ada simulasi sebelumnya bahkan acuan simulasi di tingkat SMP. Apalagi ASPD di tingkat SD hanya diikuti siswa kelas IV dimana jumlah siswanya tidak terlalu banyak," kata Arif, Minggu (30/5/2021). 

Namun lanjutnya, yang menjadi perhatian sekolah ketika siswa menunggu orangtuanya di depan gerbang sekolah sehingga perlu antisipasi agar tidak menimbulkan kerumunan. 

Baca juga: ASPD Siswa Kelas VI Digelar Besok, Sekolah di Kulon Progo Siapkan Sarana Pendukung Prokes

Terlebih bila lokasi sekolah tersebut berdekatan dengan jalan besar. 

Terpisah, Kepala SD N Conegaran, Sugiyah mengatakan sebanyak 24 siswanya yang telah menjalani ASPD yang digelar beberapa waktu lalu tidak terbebani dengan adanya penerapan prokes di masa pandemi COVID-19. 

Dimulai ketika siswa datang ke sekolah hingga pulang. 

Bahkan pihak sekolah selalu menyemprotkan disinfektan di setiap ruangan yang telah dipakai siswa. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved