ASPD Siswa Kelas VI Digelar Besok, Sekolah di Kulon Progo Siapkan Sarana Pendukung Prokes
ASPD Siswa Kelas VI Digelar Besok, Sekolah di Kulon Progo Siapkan Sarana Pendukung Prokes
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) bagi siswa kelas VI di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) akan dimulai Senin (24/5/2021) besok.
Oleh sebab itu, berbagai upaya dipersiapkan agar ASPD berjalan dengan lancar.
Salah satunya seperti dilaksanakan oleh SD N 1 Karangsari.
Kepala SD N 1 Karangsari, Ristinah mengatakan pelaksanaan ASPD di sekolahnya mengacu pada ketentuan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat yang digelar selama tiga hari mulai pukul 08.00-09.30 WIB.
Pada Senin (24/5/2021) dengan mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, Selasa (25/5/2021) Matematika dan Kamis (27/5/2021) IPA.
"ASPD ini bukan sebagai penentu kelulusan, melainkan untuk mengukur mutu pendidikan daerah. Dengan begitu bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Serta mengetahui capaian kompetensi siswa pada masa pandemi Covid-19," tuturnya, Minggu (23/5/2021).
Untuk SD N 1 Karangsari, ASPD diikuti sebanyak 29 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.
Baca juga: ASPD SD di Sleman, Sekolah Atur Alur Kedatangan dan Pulang Siswa
Baca juga: Mulai Senin Besok, Sebanyak 16.962 Siswa Tingkat SD/MI di Sleman Jalani ASPD
Dalam pelaksanaannya, mereka akan dibagi ke dalam tiga ruang.
Yakni ruang pertama diisi sebanyak 10 siswa, ruang kedua 10 siswa dan ruang ketiga 9 siswa.
Serta dengan pengawas masing-masing satu orang.
Mengingat pelaksanaan ASPD masih dalam masa pandemi, maka diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
Termasuk jam kedatangan maupun kepulangan siswa.
Dimulai saat siswa datang, wali mengantar sampai di pintu gerbang.
Kemudian siswa diminta untuk mencuci tangan dan penjaga yang bertugas melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermogun.
Sementara ketika pulang di SD N 1 Karangsari terdapat dua pintu gerbang sehingga tidak ada jeda antar ruangan.
"Ini hanya untuk kami karena memiliki dua pintu gerbang sebelah barat dan timur. Pintu sebelah barat bagi siswa yang dijemput. Tetapi untuk masuk sekolah kita menggunakan satu pintu," kata Ristinah.
Terpisah, Kepala Disdikpora Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan ASPD di Kulon Progo nantinya akan diikuti sebanyak 338 SD Negeri dan Swasta. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)