Mulai Senin Besok, Sebanyak 16.962 Siswa Tingkat SD/MI di Sleman Jalani ASPD
Pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) untuk tingkat Sekolah Dasar akan dilangsungkan selama tiga hari, dimulai Senin (24/5/2021)
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) untuk tingkat Sekolah Dasar akan dilangsungkan selama tiga hari, dimulai Senin (24/5/2021) mendatang.
Di Kabupaten Sleman, ASPD tingkat SD ini akan diikuti oleh 16.962 siswa dari 100 sekolah. Terdiri dari sekolah dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan kelompok belajar paket A.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengatakan, peserta ASPD tingkat SD di Bumi Sembada akan diikuti oleh 509 Sekolah Dasar dengan jumlah 15.766 siswa, 31 Madrasah Ibtidaiyah dengan 1.129 siswa dan 10 kelompok belajar paket A dengan 67 siswa.
Baca juga: Wajib Dihafalin MICIN alias Mak-mak Ikatan Cinta, Berikut Lirik Lagu Cinta Tak Salah Aku yang Salah
"Jadi jumlah total peserta (ASPD tingkat SD), 16.962 siswa," kata dia, Sabtu (22/5/2021).
ASPD tingkat SD sedikit berbeda dengan tingkat SMP.
Di mana untuk SMP, yang sudah dilakukan sebelumnya, berbasis komputer sementara tingkat SD masih menggunakan paper atau kertas.
Pelaksanaannya dilangsungkan selama tiga hari. Yaitu, Senin (24/5/2021), Selasa (25/5/2021) dan Kamis (27/5/2021).
Setiap harinya hanya berlangsung satu sesi. Dimulai pukul 08.00 - 09.30. Adapun mata pelajaran yang diujikan, untuk hari pertama adalah Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, dan terakhir Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Ery mengatakan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan pelbagai persiapan.
Di antaranya, dengan mencetak soal, kemudian mendroping soal tersebut menuju UPT pelayanan pendidikan.
Nantinya, masing-masing sekolah, dalam pelaksanaan ASPD akan mengambil soal tersebut, dihari mata pelajaran yang akan diujikan.
"Misalnya, Senin jadwalnya adalah mapel bahasa Indonesia, maka hari Senin itu, sekolah mengambil soal bahasa Indonesia," terangnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Motor Tabrakan dan Terbakar di Jalan Tamansiswa Tadi Pagi, Api Sulit Dipadamkan
Ery memastikan soal aman. Untuk meminimalisir terjadinya kebocoran, setiap perpindahan soal nantinya akan dilengkapi dengan Berita Acara.
Kemudian, di UPT layanan pendidikan, yang menjadi lokasi penyimpanan soal juga akan dijaga ketat oleh petugas piket dari Kepala Sekolah dan langsung mendapat pantauan dari Dinas Pendidikan.
Pelaksanaan ASPD SD menghadirkan siswa ke sekolah. Karenanya, untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan Protokol Kesehatan, Dinas Pendidikan sudah menjalin koordinasi dengan Gugus Tugas penanganan Covid-19 maupun lintas Organisasi Perangkat Daerah untuk mendukung pelaksanaannya di lapangan.
"Sekolah juga sudah kami berikan penjelasan, untuk menerapkan protokol kesehatan ketat. Mengatur kedatangan dan kepulangan siswa. Itu sudah dipersiapkan oleh sekolah," kata dia. (rif)