Hadapi Potensi Bencana, Kalurahan Sumbersari Jadi Destana ke-65 di Sleman

Kalurahan Sumbersari, di Kapanewon Moyudan, dikukuhkan menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) ke-65 di Kabupaten Sleman.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membentuk Destana ke-65 di Kalurahan Sumbersari, Moyudan 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kalurahan Sumbersari, di Kapanewon Moyudan, dikukuhkan menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) ke-65 di Kabupaten Sleman.

Pengukuhan diawali dengan gladi lapang atau simulasi terjadinya bencana. Relawan dan komponen masyarakat sigap menghadapinya. 

Kepala Pelaksanan BPBD Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto mengatakan simulasi bencana bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga masyarakat, dalam pengurangan resiko bencana. Kegiatan tersebut, diikuti sekitar 100 orang.

Baca juga: Gandeng JLI, Induk KUD Bakal Lakukan Digitalisasi Gudang dan Gerebek Desa

Terdiri dari unsur pemerintah Kalurahan, Masyarakat, Swasta, Perguruan tinggi, LSM, Organisasi Masyarakat dan kelompok-kelompok lainnya.

"Tanpa peran aktif masyarakat, akan sulit pemerintah melakukan mitigasi bencana di wilayah Sleman," kata Joko, saat gladi lapang di Kalurahan Sumbersari, Jumat (28/5/2021). 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Menurut dia, pelaksanaan gladi lapang penanggulangan bencana sebagai langkah menyamakan persepsi sekaligus mematangkan koordinasi antar instansi dalam penanganan bencana.

Baca juga: Soroti Video Viral Pecel Lele Malioboro, PHRI DIY Dorong Edukasi Bagi Pedagang dan Wisatawan

Ia menyebut, dampak besar dalam peristiwa bencana bisa terjadi, di antaranya karena kurangnya pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Karenanya, untuk meminimalisir dampak bencana, maka masyarakat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tepat. 

"Dengan harapan kesiapsiagaan tersebut dapat bermanfaat dalam menentukan langkah-langkah yang tepat dalam mengantisipasi dan meminimalisir jatuhnya korban jiwa," ujar dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved