Gelar Table Top, Dinpar Bantul Optimis Dongkrak Pariwisata hingga Ekonomi Pelaku Wisata
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul akan menggelar acar Table Top dengan tajuk Kotagede Amazing Race. Acara tersebut akan dilaksanakan selama dua hari
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul akan menggelar acar Table Top dengan tajuk Kotagede Amazing Race. Acara tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa (25/05/2021) dan Rabu (26/05/2021).
Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markud Purnomo Adi mengatakan acara Table Top adalah acara yang mempertemukan seller dan buyer.
Dalam hal ini seller ada pelaku pariwisata di Kabupaten Bantul. Sedangkan buyer adalah agen perjalanan.
Baca juga: Pembangunan Pelabuhan Gesing di Gunungkidul Masuk Tahap Pengadaan Lahan
Acara Table Top merupakan acara pertama yang diselenggarakan Dinpar Bantul untuk mempertemukan seller dan buyer.
Uniknya seller dan buyer akan dipertemukan dalam sebuah bus dan bisa langsung menikmati keindahan alam, budaya, hingga kuliner Bantul.
"Sebelumnya Dinpar Bantul hanya ikut saja, tetapi baru kali ini menjadi penyelenggara. Ada 20 seller dari Bantul yang ikut, sedangkan untuk buyer ada beberapa daerah, Jateng, Jatim, Jabar, DKI Jakarta, dan Banten," katanya, Senin (24/05/2021).
Kelima daerah tersebut adalah daerah yang paling banyak berkunjung ke Yogyakarta, termasuk Bantul.
"Menurut website Visiting Jogja yang paling banyak berkujung adalah daerah itu, terutama saat pandemi. Jadi kami membaca peluang, sehingga menggaet daerah itu untuk menjadi buyer,"sambungnya.
Menurut dia, Table Top merupakan program investasi yang bertujuan untuk promosi pariwisata, sekaligus untuk meningkatkan ekonomi pelaku pariwisata.
Dampaknya, lanjut dia, tidak otomatis dirasakan oleh pelaku pariwisata di Kabupaten Bantul. Sebab dalam kondisi pandemi COVID-19, masih ada berbagai pembatasan.
Baca juga: Dinas Pariwisata DIY Akan Luncurkan 25 Paket Wisata Khusus untuk Menggerakan Ekosistem Pariwisata
Selain itu, masih ada wisatawan yang enggan bepergian karena khawatir terpapar COVID-19.
"Ini adalah investasi, karena pada acara ini kami akan mengajak buyer menikmati langsung berbagai potensi pariwisata. Biasanya kan pantai (Parangtritis), besok akan kami kenalkan wisata budaya di Kotagede, kemudian Gumuk Pasir, dan lain-lain. Jadi mungkin baru dirasakan nanti oleh para seller," lanjutnya.
Dengan adanya program tersebut, ia optimis dapat meningkatkan ekonomi pelaku pariwisata di Kabupaten Bantul. Selain itu obyek wisata unggulan di Kabupaten Bantul lainnya bisa dikenal oleh wisatawan. (maw)