Banten Diguncang Dua Kali Gempa Pada Minggu Siang, Bermagnitudo 5,4
Dua gempa bumi dengan rentang waktu dua menit mengguncang wilayah Banten dan sekitarnya pada Minggu (23/5/2021) siang sekitar pukul 10.48 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dua gempa bumi dengan rentang waktu dua menit mengguncang wilayah Banten dan sekitarnya pada Minggu (23/5/2021) siang sekitar pukul 10.48 WIB.
Gempa pertama bermagnitudo 5,0 terjadi pada pukul 10.48 WIB.
Selang dua menit kemudian, gempa bermagnituo 5,4 kembali mengguncang.
Pusat gempa pertama di 17 kilometer barat laut Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6.54 lintang selatan (LS) dan 105.47 bujur timur (BT).
Sementara itu, lokasi pusat gempa kedua di 18 kilometer barat laut Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer (km) dengan koordinat 6.54 LS dan 105.46 BT.
Dalam situsnya, BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Namun, BMKG mengingatkan potensi gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Seorang warga Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bernama Farhan merasakan guncangan sekitar pukul 10.50 WIB.
"Di Parung Panjang terasa banget," kata Farhan saat dihubungi melalui telepon.
Dia mengatakan, guncangan terasa tidak hanya satu kali.
Kurang lebih berselang empat menit setelah guncangan pertama, gempa susulan kembali terasa.
"Jadi dua kali nih terasa, pertama lumayan keras. Kedua terasa lagi sekitar empat menit setelah gempa pertama," ucap dia.
Dia mengatakan, tidak banyak orang yang menyadari terjadi gempa di kompleks tempat tinggalnya.
"Enggak ada tetangga keluar, katanya di grup (WhatsApp kompleks) cuma ada empat orang yang rasain ada gempa," kata dia.
Baca juga: Pakar Kegempaan UGM Jelaskan Penyebab Guncangan Gempa Blitar Bisa Terasa hingga Yogyakarta dan Bali
Baca juga: UPDATE Gempa Bumi Blitar, Sejumlah Bangunan Rusak
Warga Tomang, Jakarta Barat, Nikelya, juga merasakan hal yang sama.
Nikel mengatakan, saat gempa, dirinya yang sedang berada di lantai tiga rumahnya.
Saat gempa terjadi, Nikel merasa pusing karena dalam kondisi hamil. Kipas angin di dalam kamarnya juga bergoyang.
"Lihat kipas angin goyang-goyang, kondisi saya lagi santai, kasur juga getar tapi (terasa) cuma sebentar doang tadi. Lumayan agak pusing," kata Nikel.
Gempa juga dirasakan oleh seorang warga Pamulang, Tangerang Selatan, bernama Ryana.
"Tadi lagi tiduran di lantai kok lantainya kayak goyang kanan kiri gitu," kata Ryana.
Ryana menyadari terjadi gempa setelah melihat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Warga Cilodong, Depok, Firman, juga merasakan gempa saat berada di rumahnya.
"Tadi jam 10.50 waktu gue lagi duduk di teras rumah ada berasa gempa. Gue tanya ke istri gue juga berasa katanya. Cuma beberapa detik aja sih rasanya," kata Firman.
"Pohon di pot gantung goyang. Istri gue di kasur lagi ngelonin anak gue berasa kasurnya gerak-gerak," tambah dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Terasa di Jakarta, Depok, hingga Bogor, Kipas Angin dan Pot Bergoyang, Kasur Bergetar