Breaking News:

Kabar Perang Israel vs Militan Palestina, Saling Balas Roket dan Serangan Udara Berlanjut

Israel menghantam Gaza dengan serangan udara militan Palestina meluncurkan roket ke kota-kota Israel.

Editor: Iwan Al Khasni
ANAS BABA / AFP
Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel (kiri) mencegat roket (kanan) yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel selatan dari Beit Lahia di Jalur Gaza utara. Israel menghantam Jalur Gaza dengan serangan udara, menewaskan 10 anggota keluarga dan menghancurkan sebuah bangunan yang menampung media internasional. 

Tribunjogja.com JERUSALEM --- Israel menghantam Gaza dengan serangan udara pada hari Senin (17/5/2021).

Sementara, militan Palestina meluncurkan roket ke kota-kota Israel.

Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza menargetkan kompleks Ansar, terkait dengan gerakan Hamas, di Jalur Gaza pada 14 Mei 2021. Israel menggempur Gaza dan mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasan ketika Palestina menembakkan rentetan roket ke belakang, dengan jumlah korban tewas di daerah kantong pada hari keempat konflik meningkat menjadi lebih dari 100.
Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza menargetkan kompleks Ansar, terkait dengan gerakan Hamas, di Jalur Gaza pada 14 Mei 2021. Israel menggempur Gaza dan mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasan ketika Palestina menembakkan rentetan roket ke belakang, dengan jumlah korban tewas di daerah kantong pada hari keempat konflik meningkat menjadi lebih dari 100. (MAHMUD HAMS / AFP)

Perang semakin berkecamuk meskipun terlihat kesibukan diplomasi dari pihak AS dan regional yang sejauh ini gagal menghentikan lebih dari seminggu pertempuran mematikan.

Reuters memberitakan, serangan rudal Israel di daerah kantong Palestina yang padat penduduknya menewaskan seorang komandan Jihad Islam dan meninggalkan lubang di gedung perkantoran tujuh lantai yang menurut militer Israel digunakan oleh penguasa Islam di Gaza, Hamas.

"Perintahnya adalah terus menyerang sasaran teror," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setelah pertemuan dengan para kepala militer.

"Kami akan terus bertindak seperlunya untuk memulihkan perdamaian dan keamanan bagi semua penduduk Israel."

Warga Palestina memeriksa rumah mereka, setelah dihancurkan oleh serangan udara Israel, di kota Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 16 Mei 2021. 

Serangan Israel menewaskan 33 warga Palestina di Jalur Gaza, korban tewas harian terburuk dalam hampir bentrokan selama seminggu, ketika Dewan Keamanan PBB bersiap untuk bertemu di tengah kekhawatiran global atas konflik yang meningkat.
Warga Palestina memeriksa rumah mereka, setelah dihancurkan oleh serangan udara Israel, di kota Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 16 Mei 2021. Serangan Israel menewaskan 33 warga Palestina di Jalur Gaza, korban tewas harian terburuk dalam hampir bentrokan selama seminggu, ketika Dewan Keamanan PBB bersiap untuk bertemu di tengah kekhawatiran global atas konflik yang meningkat. (SAID KHATIB / AFP)

Kelompok Hamas menjanjikan lebih banyak roket sebagai balasannya.

“Musuh kriminal Zionis meningkatkan pemboman rumah dan apartemen huniannya dalam beberapa jam terakhir, dan karena itu, kami memperingatkan musuh bahwa jika tidak segera menghentikannya, kami akan melanjutkan roket Tel. Aviv,” kata juru bicara Abu Ubaida seperti yang dikutip Reuters.

Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Joe Biden, dalam panggilan telepon dengan Netanyahu pada Senin malam, mengeluarkan dukungannya untuk gencatan senjata dalam pertempuran tersebut.

"Presiden menyatakan dukungannya untuk gencatan senjata dan membahas keterlibatan AS dengan Mesir dan mitra lainnya untuk mencapai tujuan itu," katanya.

Seorang wanita warga Palestina mencari harta benda keluarga di rumahnya, setelah dihancurkan oleh serangan udara Israel, di kota Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 16 Mei 2021.
Seorang wanita warga Palestina mencari harta benda keluarga di rumahnya, setelah dihancurkan oleh serangan udara Israel, di kota Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 16 Mei 2021. (SAID KHATIB / AFP)
Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved