Breaking News:

Penyekatan Arus Balik

Satu Pengguna Bus AKAP di Terminal Giwangan Positif COVID-19 Usai Rapid Tes Acak

Pihak pengelola Terminal Giwangan telah melakukan penindakan tegas terhadap calon penumpang yang positif saat menjalani tes GeNose.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
Shutterstock
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pengguna moda transportasi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di terminal tipe A Giwangan, Kota Yogyakarta dinyatakan positif covid-19 seusai menjalani tes acak menggunakan GeNose, Minggu (16/5/2021).

Petugas Pelayanan Terminal Tipe A Giwangan Evak Nur Wakhid mengatakan, penggunaan GeNose di Terminal Giwangan semakin ditingkatkan.

Saat larangan mudik diberlakukan, kuota tes random menggunakan GeNose di Terminal Giwangan bagi para calon penumpang hanya sebanyak 10 paket.

Namun, sejak Sabtu (15/5/2021) kemarin pihak pengelola Terminal Giwangan menambah kuota paket GeNose menjadi 50 paket.

Baca juga: Puluhan Bus AKAP Dihalau Masuk Terminal Giwangan, Empat Diantaranya Tertahan

"Hari ini ada satu orang yang positif setelah test menggunakan GeNose. Itu diketahui setelah petugas melakukan tes random ada 50 paket GeNose setiap harinya sejak kemarin," katanya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (16/5/2021).

Evak belum memastikan orang yang dinyatakan positif terpapar COVID-19 melalui GeNose tersebut merupakan penumpang hendak berangkat atau yang baru saja datang.

"Belum, belum saya pastikan. Yang jelas data masuk hari ini ada positif satu orang. Kalau selama 10 hari terakhir belum diketahui totalnya," ungkap Evak.

Orang tersebut, lanjut Evak, sudah direkomendasikan untuk melakukan rapid tes antigen guna memastikan lebih lanjut.

"Kami juga menyarankan supaya dia melakukan isolasi mandiri ketika diketahui positif covid-19," jelasnya.

Sementara perlakuan sesuai prokes terhadap calon penumpang yang terindikasi positif covid-19, menurut Evak selama ini pihak pengelola Terminal Giwangan telah melakukan penindakan tegas terhadap calon penumpang yang positif saat menjalani tes GeNose.

Baca juga: Terminal Giwangan Tidak Menerima Kedatangan Bus AKAP Selama Masa Larangan Mudik

"Tidak kami perkenankan untuk berangkat. Begitu juga yang datang ya kami sarankan isolasi. Soalnya tes random ini bukan hanya yang berangkat saja, tapi yang datang juga," tegas dia.

Sampai tanggal 15 Mei 2021 kemarin, Evak mencatat bus AKAP berstiker yang boleh beroperasi di Terminal Giwangan untuk keberangkatan sebanyak 24 Armada.

Sedangkan bus berstiker yang dibolehkan masuk ke Terminal Giwangan sebanyak 48 armada.

"Kalau hari kemarin tanggal 15 kemarin bus AKAP kami berangkatkan yang berstiker ada 24 armada. Kalau yang satang ada 48 armada. Tapi yang datang itu ada yang memang dia (bus) memang poolnya di Terminal Giwangan," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved