Libur Lebaran, Layanan Faskes Puskesmas dan Rumah Sakit di Gunungkidul Tetap Beroperasi
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan layanan yang bersifat kedaruratan tetap dibuka. Termasuk rawat jalan dan rawat inap.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Layanan di fasilitas kesehatan (faskes) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tetap berjalan selama libur Lebaran ini. Hal itu dinyatakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan layanan yang bersifat kedaruratan tetap dibuka. Termasuk rawat jalan dan rawat inap.
"Tetap ada petugas piket selama 24 jam, baik di Puskesmas ataupun Rumah Sakit (RS)," kata Dewi, Sabtu (15/05/2021).
Ia mengatakan layanan yang tutup di RS adalah poliklinik umum hingga spesialis selama 12-16 Mei ini, dan baru beroperasi kembali pada 17 Mei mendatang. Sedangkan pelayanan lainnya tetap berjalan.
Adapun pihaknya turut menyediakan tim kesehatan di kawasan wisata pantai lengkap dengan ambulans. Dewi mengatakan Pos Kesehatan untuk wisata pantai dipusatkan di Baron, Tanjungsari.
"Gunungkidul Emergency Service (GES) juga berjalan untuk kondisi darurat selama libur Lebaran ini," katanya.
Meski tenaga dikerahkan untuk libur Lebaran, Dewi memastikan penanganan COVID-19 di Gunungkidul tetap berjalan. Terutama penanganan 3T (Testing, Tracing, Treatment) untuk memastikan persebaran kasus.
Hingga hari ini, Gunungkidul dilaporkan memiliki 2.864 kasus konfirmasi positif secara kumulatif. 2.602 kasus dinyatakan sembuh, 128 kasus dalam perawatan, dan 134 kasus meninggal dunia.
"Hari ini ada 9 kasus baru, 14 pasien sembuh, dan nihil kasus meninggal dunia baru," ungkap Dewi.
Adapun pelayanan kesehatan selama libur Lebaran ini turut bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul. Armada hingga anggota pun disiagakan di berbagai titik.
Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo menyampaikan pihaknya hari ini mendistribusikan perlengkapan untuk penerapan protokol kesehatan (prokes).
"Distribusi kami lakukan di Pantai Baron, Sepanjang, dan Krakal," katanya.
Adapun tiap pantai mendapatkan 2 dus sabun cuci tangan, 1 dus cairan desinfektan, serta 200 helai masker. Tim PMI Gunungkidul pun turut mengikuti operasi masker di Pantai Sepanjang.
(alx/ Tribun Jogja )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)