Berita Kesehatan

11 Tanda - tanda Periode Awal Kehamilan Selain Mual dan Telat Bulan

Kehamilan tidak selalu tampak jelas. Biasanya, tanda yang paling umum adalah munculnya mual dan telat bulan

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi ibu hamil 

TRIBUNJOGJA.COM - Kehamilan tidak selalu tampak jelas. Biasanya, tanda yang paling umum adalah munculnya mual dan telat bulan. Namun selain itu, ada pula tanda-tanda halus yang menunjukkan kehamilan. Semisal kembung, payudara membesar, peningkatan air liur hingga perubahan suasana hati.

Meskipun ini bukan tanda-tanda yang dipastikan benar, berikut adalah beberapa petunjuk mengejutkan yang mungkin Anda alami ;

1. Kram di luar periode menstruasi bisa menjadi tanda kehamilan

Beberapa gejala kehamilan mirip dengan tanda-tanda hendak menstruasi.

"Kram yang terjadi selama kehamilan awal berasal dari peningkatan aliran darah ke rahim," kata Dr. Michele Justice kepada The Bump.

Kram sebelum masa menstruasi terjadi karena peningkatan prostaglandin yang membantu rahim bersiap untuk menumpahkan lapisannya.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Menstruasi, Cegah Kembung dan Kram Perut

2. Keringat berlebihan

Jika Anda berkeringat lebih dari biasanya, terutama di pagi hari, itu juga bisa menjadi tanda kehamilan.

Menurut Healthline, ovulasi membuat suhu tubuh Anda naik. Jika perasaan panas itu bertahan lebih dari dua minggu, sel telur mungkin telah dibuahi.

3. Beberapa orang hamil mengalami gejala seperti pilek

Bagi beberapa wanita, kehamilan ditandai seperti pilek.

"Hormon ekstra dan produksi darah yang datang dengan kehamilan juga dapat menyebabkan selaput lendir membengkak, kering, dan pecah," kata Trish Booth, penulis "Q&A Kehamilan: Jawaban Otoritatif dan Meyakinkan untuk Pertanyaan Anda"

Baca juga: Indilah Tanda-tanda Sperma Anda Sehat dan Bisa Mempercepat Kehamilan

4. Belang atau tanda pada kulit

Tak perlu dikatakan bahwa ada banyak hal yang terjadi di tubuh Anda saat Anda hamil, jadi jangan terlalu terkejut jika Anda melihat beberapa tag atau belang kulit baru bermunculan di tempat-tempat yang tidak terduga.

Dokter kulit Diane Berson mengatakan bahwa ini merupakan kondisi normal dan tak berbahaya.

Dia menjelaskan kondisi itu biasanya hanya disebabkan oleh fluktuasi hormon yang terjadi selama kehamilan.

5. Peningkatan produksi air liur

Terjadi peningkatan produksi air liur merupakan kondisi yang disebut ptyalisme atau hipersalivasi yang umum di trimester pertama.

6. Gusi Berdarah

Gusi berdarah dapat menunjuk pada peningkatan sensitivitas terhadap bakteri , yang datang bersamaan dengan kehamilan.

Menurut Baby Center, perubahan hormon dapat menyebabkan gingivitis kehamilan, penyakit gusi ringan, menyebabkan gusi menjadi lebih sensitif terhadap bakteri dalam plak.

7. Peningkatan denyut jantung

Jika Anda melihat jantung Anda berdetak lebih cepat dari biasanya, itu bisa karena Anda hamil.

Menurut Healthline, tubuh menghasilkan lebih banyak darah selama kehamilan untuk mendukung bayi, yang dapat membuat jantung dapat berdetak sekitar 25% lebih cepat dari biasanya.

8. Peningkatan buang air kecil

Kebanyakan orang mengaitkan kehamilan dengan seringnya buang air kecil di trimester kedua dan ketiga, tetapi menurut Healthline, peningkatan buang air kecil juga merupakan salah satu tanda peringatan dini.

9. Kembung

Menurut The Bump, kehamilan meningkatkan progesteron dan estrogen dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kembung dan sakit perut.

Hormon membuat usus Anda bekerja lebih lambat sehingga bayi bisa mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan dari makanan yang Anda makan.

10. Payudara bengkak atau menyakitkan

Menurut American Pregnancy, payudara yang membengkak dan terasa agak sakit bisa menjadi satu tanda awal kehamilan.

Kondisi ini dapat terjadi sedini satu hingga dua minggu setelah konsepsi, dan mereka juga dapat menyebabkan puting gatal.

11. Kehilangan selera makan

Jika Anda kehilangan semua minat pada makanan favorit Anda, itu bisa menjadi tanda kehamilan.

Seiring dengan mual terkait kehamilan, Anda juga dapat mulai mengalami keengganan makanan.

"Wanita memiliki indera penciuman dan rasa yang tinggi dalam kehamilan, dan apa pun dengan bau yang kuat dapat membuatnya merasa mual," kata Dr. Jennifer Wu kepada WebMD. (insider)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved