Breaking News:

Yogyakarta

PHRI DI Yogyakarta Sediakan Kamar Hotel untuk Isolasi Mandiri bagi Pemudik

Kamar isolasi bagi pemudik ini hanya bisa dimanfaatkan bagi pemudik dengan hasil test PCR negatif COVID-19 namun terlanjur masuk wilayah DIY.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo Eriyono 

TRIBUNJOGJA.COM - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluhkan minimnya tingkat hunian hotel menjelang libur Idulfitri.

Meski di sejumlah berita disebutkan banyaknya kendaraan yang lolos penyekatan, namun hal itu tidak berimbas banyak pada jumlah okupansi di DIY.

"Ada kemungkinan mereka langsung ke kampung-kampung halaman mereka," ujar Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo, Rabu (12/5/2021).

Deddy mengatakan bahwa untuk meningkatkan jumlah hunian kamar hotel, sekaligus membantu pemerintah, PHRI telah menyediakan kamar hotel untuk keperluan karantina atau isolasi mandiri para pemudik.

Baca juga: Tingkat Hunian Semakin Turun, PHRI Berharap ASN yang Tidak Boleh Mudik dapat Menginap di Hotel

Fasilitas ini tentu saja dengan tarif yang tidak mahal selama lima hari. 

"Tapi sejauh ini juga belum ada yang memanfaatkan fasilitas ini," imbuhnya.

Ia menilai hal itu dikarenakan desa-desa sudah memiliki shelter masing-masing.

Namun demikian untuk wilayah Kota Yogyakarta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kalurahan-kalurahan yang ada hotelnya.

Hal ini dimaksudkan agar pemudik bisa melakukan isolasi mandiri di hotel-hotel terdekat.

"Yang membayar ya pemudik. Sesuai dengan saku mereka, bisa yang bintang dan nonbintang," tuturnya.

Baca juga: Tingkat Hunian Kamar Hotel di Yogyakarta Masih Minim, PHRI Butuh Solusi dari Pemerintah

Adapun kamar isolasi bagi pemudik ini hanya bisa dimanfaatkan bagi pemudik dengan hasil test PCR negatif COVID-19 namun terlanjur masuk wilayah  DIY.  

Paket tersebut berisi jatah makan tiga kali dalam sehari serta satu kali pemeriksaan sampel rapid test antigen untuk mendeteksi penularan COVID-19 jelang akhir masa karantina.

Deddy mencontohkan, paket harga paket pelayanan karantina mandiri selama lima hari berkisar antara Rp 6-9 juta di hotel berbintang.

Untuk hotel non berbintang, harga paketnya maksimal sebesar Rp 3 juta.( Tribunjogja.com

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved