Breaking News:

Sepekan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Kota Magelang Bergerak Fluktuatif

Harga bahan pokok (bapok) di Pasar Bandongan, Magelang masih bergerak fluktuatif menjelang sepekan perayaan lebaran Idulfitri 1442 H.

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Suasana pasar Bandongan, Magelang, pada Jumat (07/05/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Harga bahan pokok (bapok) di Pasar Bandongan, Magelang masih bergerak fluktuatif menjelang sepekan perayaan lebaran Idulfitri 1442 H.

Adapun, harga yang mengalami kenaikan cabai rawit merah seharga Rp50 ribu per kilogram, bawang merah seharga Rp30 ribu per kilogram, dan daging ayam ras seharga Rp45 ribu per kilogram.

Sedangkan, harga kebutuhan bapok yang mengalami penurunan yakni beras IR premium seharga Rp 12 ribu per kilogram, telur ayan ras Rp 21 ribu per kilogram.

Baca juga: Kepengurusan KADIN DIY 2021-2025 Makin Berwarna, Kuatkan Adaptasi di Masa Pandemi

Kemudian, yang harganya masih stabil  di antaranya daging sapi Rp 120 ribu per kilogram dan minyak goreng Rp 14 ribu per liter.

Kepala Bidang (Kabid)  Perdagangan, Disperindag Kota Magelang Vivi Eri Setyowati menuturkan, fluktuatifnha harga menjelang lebaran turut dipengaruhi tinggi dan rendahnya permintaan terhadap suatu produk.

"Harga-harga cenderung fluktuatif, karena ada perubahan pola ketika mendekat lebaran. Namun, kenaikan maupun penurunan harga cenderung tidak terlalu ekstrim," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Jumat (07/05/2021).

Sementara itu, terkait pasokan kebutuhan bapok selama lebaran, pihaknya memastikan jumlah ketersediaan bapok masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Karena meskipun sudah ada pergerakan ekonomi permintaan keperluan bapok masih normal tidak ada lonjakan.

"Persediaan sangat mencukupi sekali, karena permintaan hingga kini belum terlihat mengalami lonjakan yang signifikan, masih normal," tuturnya.

Baca juga: Mudik Lokal Dilarang, Sekda Gunungkidul: Seharusnya Memang Lebih Dibatasi

Kemudian, untuk tetap menjaga agar kondisi harga tetap stabil pra lebaran, lebaran, dan pasca lebaran pemantauan terus dilakukan.

Karena, masa itu sangat rentan terhadap pergerakan harga di pasaran.

"Setiap hari kami pantau perkembangan harga, agar tidak terjadi inflasi yang terlalu tinggi ataupun deflasi pada harga-harga bapok. Sejauh ini, cenderung masih aman," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved