Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 4 Mei 2021, 11 Kali Guguran Lava Pijar Jarak Luncur Maksimal 1,2 Km Pagi Ini

Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas erupsi hingga hari ini Selasa (4/5/2021).

Dok BPPTKG
Gunung Merapi, Senin (3/5/2021) pukul 05.58 WIB via PGM Selo, visual Merapi tampak, cuaca cerah, suhu udara 14.0°C, kelembaban 72 %rh, pressure 835.4 hpa, angin tenang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas erupsi hingga hari ini Selasa (4/5/2021).

Pada periode pengamatan pagi ini pukul 00.00-06.00 WIB, teramati 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya.

Secara visual gunung tampak jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Sholat Dhuha di Bulan Ramadhan? Berikut Penjelasan Lengkap dengan Doanya

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, melaporkan cuaca Merapi pada periode ini cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, dan tenggara. Suhu udara 15-21°C, kelembaban udara 69-72 persen, dan tekanan udara 834-943 mmHg.

Sementara, aktivitas kegempaan yang terjadi antara lain 43 gempa guguran, 6 gempa hembusan, 2 gempa hybrid/fase banyak, dan 1 gempa tektonik jauh.

Adapun pada periode 6 jam sebelumnya, yakni Senin (3/5/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, teramati 10 kali guguran lava pijar Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1.800 m ke arah barat daya.

Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat laut. Suhu udara 19-21°C, kelembaban udara 68-81 persen, dan tekanan udara 871-916 mmHg.

Selain itu, terjadi beberapa aktivitas kegempaan di antaranya 43 gempa guguran, 4 gempa hembusan, dan 2 gempa hybrid/fase banyak.

Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik.

Baca juga: Selama Libur Lebaran 2021, Bupati Klaten Sri Mulyani Minta ASN Tidak Gunakan Mobil Dinas

Ia menambahkan, penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Selain itu, pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tandas Hanik. (uti)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved