Breaking News:

Paket Makanan Misterius Berujung Maut

Didesak JCW Soal Pemeriksaan Aiptu T dalam Kasus Sate Beracun, Ini Jawaban Polda DIY

Polisi belum memberikan keterangan secara gamblang terkait keberadaan Aiptu T, termasuk sejauh mana penyidik minta keterangan dari Aiptu T.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto memberikan penjelasan perkembangan kasus sate beracun, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi belum memberikan keterangan secara gamblang terkait keberadaan Aiptu T, termasuk sejauh mana penyidik dari kepolisian memintai keterangan dari Aiptu T.

Desakan dari beberapa kalangan yang meminta Propam Mabes Polri dan Kompolnas agar melakukan pemeriksaan terhadap Aiptu T beserta istri pun muncul dari Jogja Police Watch.

Merespon hal itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan, sampai saat ini dirinya belum mengetahui apakah pemeriksaan Aiptu T sudah dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atau belum.

"Dia (Aiptu) T sudah dalam bentuk BAP atau belum saya tidak tahu," kata Yuliyanto, di Polda DIY, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Masih Minim Data, Sosok R dalam Kasus Sate Beracun Belum Jadi Buronan Polisi

Yuliyanto juga belum memastikan apakah Aiptu T telah nikah siri dengan tersangka NA.

Namun demikian, berdasarkan penuturan Ketua RT tempat tersangka NA bermukim, yakni di Cempokojajar, Srimulyo, Piyungan, bernama Agus Riyanto mengatakan bahwa NA telah dinikahi Aiptu T secara siri.

Jika demikian adanya, Aiptu T bisa saja dikenai sanksi etika profesi karena telah berpoligami, karena dalam aturan yang ada TNI/Polri tidak diperkenankan berpoligami kecuali ada izin dari istri dan atasan.

Atura itu tertuang dalam Perkap (Peraturan Kapolri) nomor 6 tahun 2018 tentang perubahan Perkap 9 tahun 2010 tentang pernikahan seorang anggota polisi.

"Saya tidak tahu apa betul T ini nikah siri," tambah Yuliyanto.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved