Ramadan

6 Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Penggunaan masker ditambah puasa membuat seseorang memiliki risiko dobel terkena bau mulut.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
texasallsmiles.com
ilustrasi 

Ketika asam lambung naik, kadar keasaman di mulut ikut meningkat dan lebih banyak bakteri biang bau mulut berkembang di sana.

2. Jaga kebersihan gigi dan mulut

Cara menjaga kebersihan gigi dan mulut selama Ramadan bisa dimulai dengan menggosok gigi usai santap sahur.

Tak hanya itu, agar hasilnya optimal, sempatkan untuk membersihkan lidah dengan lembut setelah gosok gigi.

Dengan begitu, pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut bisa dikendalikan.

Bagi penderita diabetes yang menjalankan puasa Ramadan, ada baiknya tak hanya menggosok gigi dan lidah, tapi juga menggunakan obat kumur antibakteri tiga kali sehari.

Bila perlu, bersihkan sela-sela gigi dengan benang khusus di malam hari.

Langkah pembersihan sela-sela gigi ini baiknya dilakukan setelah menyikat gigi dan menggunakan obat kumur antibakteri.

3. Ganti masker setiap empat jam sekali

Sesuai pedoman kesehatan, masker perlu diganti setiap empat sampai enam jam sekali, termasuk saat puasa Ramadan.

Masker yang sudah terlalu lama digunakan kondisinya cenderung lembab dan rentan terkontaminasi kuman.

Pastikan setiap orang yang beraktivitas di luar rumah untuk membawa masker cadangan untuk mengganti masker yang sudah lembap karena napas.

Jika Anda menggunakan masker sekali pakai, buang masker bekas di tempat sampah khusus.

Apabila Anda menggunakan masker kain, simpan masker di kantong khusus lalu segera cuci sampai bersih begitu tiba di rumah.

Tujuannya, untuk mencegah pertumbuhan bakteri biang penyakit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved