Breaking News:

TSUNAMI Covid-19 di India: Kisah Pria 70 Tahun Terpaksa Bawa Jenazah Istrinya dengan Sepeda

Cobaan yang menyayat hati dari pria berjanggut dari desa Ambarpur India telah terekam dalam dua foto yang beredar di media sosial.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Twitter @ manishtv9
Foto pria berusia 70 tahun itu duduk di pinggir jalan dengan jenazah istrinya tergeletak di atas sepedanya yang roboh. 

“Kami juga meninjau kerja sama bilateral kami yang beragam, terutama di bidang eksplorasi ruang angkasa dan sektor energi terbarukan, termasuk dalam ekonomi hidrogen,” tulis PM Modi di Twitter.

“Kerja sama kami dalam vaksin Sputnik-V akan membantu umat manusia dalam memerangi pandemi.”

Tsunami gelombang kedua Covid-19

Seorang pria berjalan melewati barisan mayat korban virus Corona Covid-19 sebelum dikremasi di New Delhi pada 28 April 2021.
Seorang pria berjalan melewati barisan mayat korban virus Corona Covid-19 sebelum dikremasi di New Delhi pada 28 April 2021. (Uang SHARMA / AFP)

Angka kematian yang tinggi di daerah pedesaan merupakan penyumbang utama CFR Punjab, yang saat ini 2,45 persen dan lebih dari dua kali lipat CFR nasional yang 1,12 persen.

Rural Punjab menghadapi tingkat kematian kasus 2,8 persen dibandingkan CFR 0,7 persen di daerah perkotaan negara bagian.

Para ahli mengatakan bahwa ketidaktahuan tentang gejala awal, pengobatan sendiri atau pengobatan melalui Praktisi Medis Terdaftar dan kedatangan yang terlambat di rumah sakit adalah penyebab utama di balik pendakian CFR di daerah pedesaan.

Catatan Departemen Kesehatan mengungkapkan bahwa 84 persen pasien dari daerah pedesaan tiba di rumah sakit dengan gejala COVID-19 yang parah dan kebanyakan dari mereka tanpa tes RT-PCR, yang dilakukan hanya setelah mereka masuk.

Angka kematian yang tinggi di daerah pedesaan merupakan penyumbang utama CFR Punjab, yang saat ini 2,45 persen dan lebih dari dua kali lipat CFR nasional yang 1,12 persen.

Buletin negara bagian Covid-19 juga mengungkapkan tren di mana distrik dengan lebih banyak penduduk pedesaan melaporkan tingkat kematian yang tinggi selama gelombang kedua awal tahun ini, dengan lonjakan kematian dalam dua bulan terakhir.

Data dari 1 Maret hingga 27 April

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved