Pasar Lebaran 2021 di Sleman City Hall Dibuka, Ajang Pamer Kualitas Produk UMKM Sleman

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan Pasar Lebaran 2021 yang digelar di Area Garden Sleman City Hall, Kamis (29/4/2021).

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Ardhike Indah
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman, Mustopo mengunjungi sejumlah stan di Pasar Lebaran 2021 yang digelar di Sleman City Hall 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan Pasar Lebaran 2021 yang digelar di Area Garden Sleman City Hall, Kamis (29/4/2021).

Pasar Lebaran tersebut digelar hingga Minggu (2/5/2021) dan bertajuk ‘Ayo Borong Bareng Produk UMKM’.

Gelaran tersebut diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Sleman, Mustopo mengatakan, Pasar Lebaran 2021 diharapkan mampu menaikkan minat masyarakat untuk bertransaksi.

Baca juga: Mutiara Oktarani, Atlet 14 Tahun Asal Sleman Dipanggil TC untuk Ikut SEA Games 2021 di Vietnam

Sebab, harga barang yang ada di pasar tersebut tidak mahal dan masih terjangkau meski digelar di mal.

“Kami menghimpun sumber dana dari sponsor untuk mensubsidi harga barang itu. Kami datangkan barangnya dari tempat grosir, bayarnya pun disubsidi,” katanya dalam pembukaan.

Ia menjelaskan, dalam Pasar Lebaran 2021, pihaknya mengajak 100 lapak UMKM yang bisa ditemui di lantai 1 dan 2 SCH.

Untuk lantai satu, sebagian besar adalah lapak kuliner.

Sehingga, jika ada pengunjung yang ingin berbuka puasa bersama sambil menikmati sore, bisa menuju area garden SCH dan menyantap produk kuliner UMKM Kabupaten Sleman.

Di lantai dua, pengunjung bisa menemui stan-stan fesyen dan kerajinan cantik khas pengrajin Kabupaten Sleman dengan kualitas nomor satu.

Sebagian besar dari mereka juga sudah membekali diri dengan pembayaran QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Maka, pengunjung bisa membeli produk tanpa menyerahkan uang tunai dan memanfaatkan uang digital.

Dari 100 lapak, 43 stan diantaranya merupakan UMKM kuliner beragam rasa, 48 UMKM fesyen dan kraft, 14 stan forkom UMKM kapanewon di Kabupaten Sleman dan 3 UMKM yang bergerak di bidang flora.

“Harapannya, nanti pas Hari Raya Idulfitri, isi rumahnya itu dari UMKM di Kabupaten Sleman. Bajunya dari UMKM, aksesorisnya dari UMKM, peyek dan rengginangnya juga,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved