Janda Muda di Jepang Ini Diduga Racuni Suami Sendiri yang Berusia 77 Tahun Hingga Tewas

Janda Muda di Jepang Ini Diduga Racuni Suami Sendiri yang Berusia 77 Tahun Hingga Tewas

Editor: Hari Susmayanti
DAILY MAIL
Saki Sudo (kanan) ditangkap polisi karena dicurigai membunuh suaminya sendiri, , Kosuke Nozaki (kiri) pada 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM, TOKYO – Kematian seorang pengusaha asal Jepang, Kosuke Nozaki (77) pada 2018 silam berujung penangkapan terhadap seorang wanita muda.

Wanita muda bernama Saki Sudo (25) tersebut merupakan istri Kosuke Nazaki sebelum pengusaha real estate, perusahaan penjualan minuman keras, dan perusahaan peminjaman uang meninggal dunia.

Janda muda tersebut ditangkap oleh aparat kepolisian karena dicurigai telah menghabisi nyawa suaminya sendiri dengan cara diracun pada 2018 silam.

Sudo diduga meracuni suaminya saat usia pernikahan keduanya baru berjalan beberapa bulan seperti yang dilansir dri Daily Mail pada Rabu (28/4/2021).

Beberapa laporan mengatakan, Sudo memberi Nozaki minuman yang dicampur dengan racun karena pada jenazah korban tidak ada bekas jarum yang ditemukan.

Sudo diduga telah mencari informasi online tentang narkoba sebelum suaminya meninggal, menurut laporan surat kabar.

Dalam surat wasiatnya, Nozaki menyatakan ingin menyumbangkan 1,3 miliar yen (Rp 173 miliar) ke kota Tanabe di Prefektur Wakayama, tempat dia tinggal.

Tetapi karena separuh dari tanah miliknya menjadi milik Sudo di bawah hukum perdata, kota itu telah berbicara dengan Sudo tentang pembagian uang, lapor Sankei Shimbun.

Baca juga: Lewat Pertemuan Rahasia di Baghdad, Hubungan Arab Saudi dan Iran Akhirnya Mulai Mencair

Baca juga: Kandungan Paket Sate Maut yang Dikirim Perempuan Misterius, Tunggu Hasil BBTKLPP

ilustrasi
ilustrasi ()

Sebelum kematiannya, Nozaki telah menepis anggapan bahwa Sudo bersedia menikah dengannya hanya karena uang, meski usia mereka terpaut lebih dari 50 tahun.

Nozaki merupakan pengusaha yang menjalankan berbagai bisnis seperti bisnis real estate, perusahaan penjualan minuman keras, dan perusahaan peminjaman uang.

Dalam otobiografinya berjudul Don Juan of Kishu, dia mengeklaim telah menghabiskan 3 miliar yen (Rp 399 miliar) untuk berkencan dengan 4.000 wanita.

“Alasan saya menghasilkan uang adalah untuk berkencan dengan wanita yang menarik,” ujar Nozaki dalam otobiografinya.

“Saya tidak tertarik pada mobil atau rumah. Sebaliknya, saya memiliki keinginan yang tak terbatas untuk berhubungan seks dengan wanita cantik,” sambung Nozaki dalam buku itu.

Dalam buku itu pula, ada bab yang memaparkan cara merayu mahasiswa dan pramugari.

Nozaki membangun kekayaannya dari nol. Dia mulanya menjual segala sesuatu mulai dari potongan logam, kondom, hingga minuman keras.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved