Breaking News:

BREAKING NEWS: Buntut Bocornya Soal ASPD, Kepala SMPN 4 Depok Sleman Mengundurkan Diri 

Kasus bocornya soal Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) matematika pada 7 April di Kabupaten Sleman, masih bergulir. Kepala SMPN 4 Depok, Lilik

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Ahmad Syarifudin
DOKUMENTASI Sekda Sleman Harda Kiswaya, (tengah) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana (batik hijau) saat meninjau pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) ulang untuk soal Matematika di SMPN 4 Depok, Kamis (15/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus bocornya soal Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) matematika pada 7 April di Kabupaten Sleman, masih bergulir.

Kepala SMPN 4 Depok, Lilik Mardiningsih, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya.

Menurutnya, langkah pengunduran diri itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, menyusul hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) menemukan adanya keterlibatan dan kelalaian Kepala Sekolah serta guru, dalam dugaan kebocoran soal tersebut. 

Baca juga: Presiden Jokowi Instruksikan APBN dan APBD di DI Yogyakarta Harus Segera Dibelanjakan

"Ibu kepala sekolah mengundurkan diri dari jabatannya. Sementara gurunya, tidak mengundurkan diri. Status keduanya masih dinon-aktifkan," kata Harda, Rabu (28/4/2021). 

Ia mengatakan, pengunduran diri Kepala SMPN 4 Depok telah diterima.

Dirinya menilai, langkah itu sebagai bentuk pertanggungjawaban yang bagus.

Jabatan Kepala SMPN 4 Depok, sekarang diemban oleh Pelaksana Harian (Plh) yaitu Supriyana (Kepala SMPN 2 Depok). 

Hingga saat ini, penyelesaian kasus bocornya soal ASPD masih berjalan.

Pemkab Sleman telah membentuk tim adhoc yang terdiri dari Inspektorat, Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) dan Dinas Pendidikan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved