UPNVY Siap Cetak Humas Berkualitas dan Kompeten di Bidangnya untuk Edukasi Masyarakat
Ledakan kasus Covid-19 yang lebih gawat ini dipicu oleh sikap masyarakat yang lengah dan abai menerapkan protokol kesehatan (prokes).
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kedatangan gelombang kedua Covid-19 yang melanda sejumlah negara telah menimbulkan kepanikan massal di dunia.
Sebab, sejauh ini penyebaran infeksi dan kematian yang ditimbulkannya memiliki skala 3 kali lebih luas dan besar dibandingkan gelombang pertama.
Ledakan kasus Covid-19 yang lebih gawat ini dipicu oleh sikap masyarakat yang lengah dan abai menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Saat ini, Indonesia masih berada di gelombang pertama Covid-19. Namun, langkah antisipatif harus segera dilakukan untuk mencegah badai gelombang kedua Covid-19 menerjang Indonesia.
Baca juga: Fakultas Peternakan UGM Bantu Istri Peternak Sapi di Pacitan Olah Susu Sapi Kombinasi Empon-empon
Salah satu hal penting adalah membangun narasi positif, sebagi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, tentang masih perlunya melaksanakan prokes walaupun jumlah infeksi Covid-19 sedang menurun.
Ini menjadi tugas dan tanggung jawab seorang profesional Public Relations (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas).
Edukasi kepada masyarakat melalui penyampaian pesan dengan konten yang empatif akan membangun trust dan citra persepsi positif, sekaligus memerangi hoaks agar tidak menimbulkan kepanikan dan multitafsir di tengah masyarakat saat pandemi Covid-19.
Inilah pentingnya praktisi Humas utamanya Humas Pemerintah dan Korporat menunjukkan kompetensinya.
Dibutuhkan lembaga pendidikan Humas yang menyiapkan sesuai kompetensi tersebut.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) telah membuka Program Studi (Prodi) Humas sejak 7 Juli 2017 dan terus menerus meningkatkan kualitas pendidikannya antara lain melalui Penjaminan Internal oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) dan Penjaminan Eksternal oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui proses akreditasi.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penjaminan Mutu Eksternal (PME) LP3M UPNVY Dr Puji Lestari MSi di sela-sela kegiatan Asesmen Lapangan untuk Prodi Humas Jurusan Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fisip UPNVY.
Kegiatan yang merupakan bagian dari proses akreditasi prodi ini, diselenggarakan oleh BAN-PT bersama Unit Pengelola Program Studi (UPPS) yang bertanggung jawab menyelenggarakan prodi.
Berlangsung secara daring, di Kampus 2 UPNVY, Jalan Babarsari No.2, Tambak Bayan, Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, kemarin Selasa hingga Jumat (20-23/4/2021).
Dekan Fisip UPNVY Dr Dra Machya Astuti Dewi MSi menuturkan, dua Asesor dari BAN-PT yang melakukan Asesmen Lapangan adalah Dr Suwandi Sumartias MSi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Dra Dewi Kurniawati MSi PhD dari Universitas Sumatera Utara (USU).
"Kegiatan asesmen lapangan dilakukan untuk mengonfirmasi kebenaran data dan informasi yang diajukan dalam Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) oleh UPPS Prodi Humas UPNVY yang telah diupload sebelumnya melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO), sesuai dengan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0," kata Machya Astuti.