Breaking News:

Jawa

Warga Klaten Diimbau Pukul Kentongan Serentak pada 26 April 2021, Ada Apa?

Tanggal 26 April 2021 akan diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Nasional yang serentak akan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pembekalan dan Penyusunan Skenario Simulasi Mandiri “Gempa Bumi” se-Kabupaten Klaten Dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Nasional 2021 di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Masyarakat Klaten diminta untuk membunyikan kentongan dan sirine pukul 10.00 secara serentak saat memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional (HKN) yang jatuh pada 26 April 2021 mendatang.

Permintaan membunyikan kentongan itu disampaikan oleh Kepala BPBD Klaten, Sip Anwar, saat Pembekalan dan Penyusunan Skenario Simulasi Mandiri “Gempa Bumi” se-Kabupaten Klaten Dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Nasional 2021 di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis  (22/4/2021).

"Hal itu penting untuk mengedukasi masyarakat agar tahu apa yang menjadi kewajiban untuk memitigasi diri bila terjadi bencana," ujarnya.

Baca juga: Momentum Hari Kartini, Bupati Klaten Sri Mulyani Ajak Perempuan Aktif Memerangi COVID-19

Ia menjelaskan, tanggal 26 April 2021 akan diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Nasional yang serentak akan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB.

Untuk itu pihaknya, kembali menekankan kesediaan masyarakat membunyikan kentongan atau sirine sebagai tanda peringatan.

Sementara itu, Sekda Klaten, Jaka Sawaldi mengatakan, bahwa wilayah Klaten adalah daerah rawan bencana.

Bencana nasional gempa bumi atau erupsi Merapi menjadi pelajaran berharga bagaimana pemerintah masyarakat serta komponen yang ada, harus pandai menyusun kesiapsiagaan dini, ada atau pun tidak ada bencana.

Baca juga: Kisah Warga Klaten Bikin Replika Alat Berat Karena Rumahnya Diterjang Jalan Tol Yogyakarta-Solo

"Bencana mengharuskan kita untuk belajar dan berpikir atas apa yang harus kita lakukan menghadapi kondisi darurat," ujarnya.

Sekda berharap melalui kegiatan ini masyarakat sadar, banyaknya jumlah korban bencana satu di antaranya disebabkan oleh kepanikan dan kekurangsiagaan dalam mengantisipasi datangnya bencana.

Sehingga pengetahuan dan pemahaman terhadap karakter bencana serta tata cara bertindak saat bencana tiba, menjadi antisipasi awal yang bisa dipelajari. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved