Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di SMAN 1 Pajangan, Sekolah Sediakan Jalur Khusus

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di SMAN 1 Pajangan, Sekolah Sediakan Jalur Khusus

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM/Maruti A. Husna
Setiap kelas di SMAN 1 Pajangan memiliki jalur khusus untuk akses keluar-masuknya siswa. Hal ini untuk menertibkan protokol kesehatan selama uji coba pembelajaran tatap muka. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMAN 1 Pajangan, Bantul menjadi salah satu dari 9 sekolah percontohan yang menyelenggarakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (19/4/2021).

Kepala SMAN 1 Pajangan, Sumarno, mengatakan jumlah keseluruhan siswa di SMAN 1 Pajangan ialah 504 siswa. Namun, yang dilibatkan dalam uji coba PTM hanya siswa kelas X dan XI.

Dalam sehari, siswa dibagi menjadi 2 shift, shift pagi pukul 07.00-9.15 WIB dan shift siang pukul 10.00-12.00 WIB.

Satu kelas dengan kapasitas 36 siswa, diisi maksimal 18 anak atau maksimal 50 persen.

Sumarno menjelaskan, pihaknya membuat jalur khusus bagi setiap kelas untuk masuk dan keluar. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari siswa berpapasan.

"Sudah ada pemecahan (jalur) masuk ke ruang kelas. Setiap kelas ada jalur khusus dan tempat cuci tangan sendiri. Jadi tidak ada yang berbarengan," ujarnya ditemui di SMAN 1 Pajangan, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Hari Kedua Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SMAN 1 Pajangan, Siswa Lebih Terbiasa

Begitu pula saat setiap siswa masuk ke dalam kelas, terdapat jalur khusus untuk setiap siswa.

"Ketika masuk kelas tidak ada yang berpapasan. Setiap tempat duduk sudah ada jalurnya masing-masing," ungkap Sumarno.

Ia menambahkan, di SMAN 1 Pajangan, setiap siswa masuk sekolah setiap hari selama uji coba PTM ini. Sebagian siswa masuk dalam shift pagi dan sebagian lainnya shift siang.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 SMAN 1 Pajangan, Nur Wahyudi mengatakan dari seluruh siswa kelas X dan XI, ada 7 siswa yang belum mendapatkan izin orang tua/wali murid untuk mengikuti uji coba PTM. Sementara, sekitar 96 persen lainnya sudah mendapat persetujuan.

Di SMAN 1 Pajangan, seluruh guru, tenaga administrasi, dan outsourcing dilibatkan menjadi Satgas Covid-19 sekolah. Jumlahnya sekitar 56 orang.

"Satgas Covid semua kami libatkan, guru, tenaga administrasi, outsourcing. Sekitar 56 orang. Ada tenaga edukasi. Kami siapkan juga SOP (prosedur operasional standar) untuk setiap tempat," ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada siswa yang diketahui melanggar protokol kesehatan. Setiap anak menerapkan protokol kesehatan yang ditekankan para guru dengan semaksimal mungkin. (Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved