Ramadan 2021
Manfaat Berpuasa bagi Kesehatan Mental
Penelitian membuktikan bahwa puasa juga memiliki segudang manfaat, termasuk untuk kesehatan mental.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Muhammad Fatoni
Studi lain di tahun 2018 yang menyelidiki strategi penurunan berat badan menemukan bahwa puasa dikaitkan dengan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional dan depresi.
4. Mengurangi peradangan
Peradangan kronis telah dikaitkan dengan banyak gangguan otak, termasuk depresi, gangguan bipolar, gangguan obsesif kompulsif (OCD), skizofrenia, penyakit Alzheimer, dan banyak lagi.
Riset dalam Nutrition Research menunjukan puasa mengurangi peradangan, yang bermanfaat kuat untuk kesehatan otak dan mental Anda.
5. Melawan gula darah tinggi
Penelitian dalam Jurnal Neurology membuktikan gula darah tinggi terkait dengan hipokampus yang lebih kecil, struktur berbentuk kuda laut di lobus temporal yang terkait dengan suasana hati, pembelajaran, dan memori.
Kabar baiknya, puasa dapat memicu peningkatan sensitivitas insulin, yang membantu mencegah kadar gula darah tinggi dan diabetes tipe 2.
6. Mengurangi tekanan darah
Puasa membantu mengurangi tekanan darah saat tidur yang baik untuk kesehatan otak Anda.
Memiliki hipertensi atau pra-hipertensi menurunkan aliran darah ke otak.
Aliran darah rendah bisa memicu depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, ADD / ADHD, cedera otak traumatis, penyalahgunaan zat, pikiran untuk bunuh diri, dan banyak lagi.
Selain itu, aliran darah rendah adalah prediktor pencitraan otak bahwa seseorang akan mengembangkan penyakit Alzheimer. (*/kpc)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa-penting-bagi-kesehatan-mental.jpg)