Otomotif

Yamaha Scorpio Skinny Chopper Tampil Semakin Garang

Modifikasi Yamaha Scorpio Skinny Chopper membuat karakter motornya jadi makin garang dengan wajah barunya.

istimewa
Yamaha Scorpio Skinny Chopper 

TRIBUNJOGJA.COM - Satu di antara genre motor kustom yang digemari di Tanah Air, ialah chopper.

Nah, DI Yogyakarta menjadi satu di antara penyumbang komunitas pecinta motor yang debutnya diawali sekira tahun 1960-an ini.

Beberapa bengkel kustom di Kota Gudeg menjadi pilihan membangun motor yang memiliki tampilan khas di bagian kemudi ini, satu di antaranya yakni Djoened Garage, yang ber-workshop di Jalan Bima No.43 Nglaban, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman.

Belum lama ini, Djoened Garage merampungkan penggarapan motor kustom bergenre skinny chopper, yang merupakan perkembangan dari gaya kostum motor Chopper namun memiliki tampilan lebih ringkas lagi sehingga terlihat lebih ramping.

Motor kustom chopper skinny berkelir hitam dengan aksen api ini dibekali dapur pacu Yamaha Scorpio 225cc yang dikenal tangguh.

Baca juga: Tips Berkendara Sepeda Motor di Bulan Puasa

Performa mesin itu membuat Yamaha Scorpio juga menjadi favorit untuk modifikasi.

Muhammad Al Ishar, owner Djoened Garage ini mengatakan, pengerjaan motor kustom skinny chopper ini membutuhkan waktu sekira 2 bulan, digarap dari akhir Januari hingga awal Maret 2021.

"Motor yang kita garap ini alirannya lebih ke skinny chopper, chopper yang dimensinya lebih ramping, shocknya panjang. Dimensinya sih standar seperti modifikasi yang kita terapkan di motor kustom chopper ber cc 250 ke bawah," ujar Ishar kepada Tribun Jogja beberapa waktu lalu.

Perombakan yang dilakukan memang sangat drastis dan terlihat nyata yang membuat karakter motornya jadi makin garang dengan wajah barunya.

Perubahan yang dilakukan meliputi sasis atau frame yang dirombak, dengan bagian buritan model rigid ciri khas chopper, serta posisi jok yang rendah mendekati roda belakang.

Bagian tangki bensin juga dibuat kecil untuk menguatkan kesan chopper tahun 1960-an.

Di belakang tangki, dibuatkan jok kurus dan tipis model custom yang nyaman dikendarai oleh satu orang.

Selain itu, perubahan juga tampak di bagian suspensi, stang, velg, headlamp, stoplamp dan pastinya kelistrikan.  

Ban yang digunakan pada skinny chopper ini juga tampak begitu kontras sebagaimana tampilan khas yang diterapkan dimodifikasi genre ini.

Ban memiliki ukuran diameter gemuk berada pada posisi belakang dan roda depan dengan diameter besar serta ramping.  

"Kalau konsepnya sih kolaborasi ya, mulanya si customer memang ingin motornya di modifikasi genre chopper. Namun dari chopper sendiri kan alirannya banyak, ada yang traditional, extreme dan lain-lain. Lalu kami referensikan saja skinny chopper, agar sesuai dengan root si customer, yang merupakan penggemar band-band underground, metal," ujar Ishar.

"Ciri yang paling terlihat adalah rangkanya rigid. Kalau dari arti kata chopper sendiri kan berarti memangkas. Memangkas bagian-bagian besar yang tidak begitu penting. Kalau ambil dari sub-culturenya chopper sendiri kan dari motor-motor besar seperti Harley Davidson, Triumph, dan lain-lain. Ketika mereka memilih genre custom, artinya mereka memotong, atau memangkas bagian di motor," jelas Ishar.

"Riding position skinny chopper ini bisa dibilang cenderung jongkok ya, jadi sangat nyaman bagi si pengendara," tambahnya.

Bagian menarik lainnya dari motor skinny chopper garapan Djoened Garage ini tampak pada sambungan rangka.

Terdapat semacam ring berwarna emas, yang ternyata bukan sekadar cat, melainkan las kuningan yang dikolaborasikan dengan las listrik.

"Las kuningan kami gunakan di beberapa titik di bagian rangka karena sifat las kuningan itu lebih kuat. Las listrik dan las kuningan kolaborasi yang oke pastinya. Di samping secara estetika juga jadi menarik, ketika warna hitam rangka bertemu gold atau emas di bagian sambungannya," ujarnya.

Penggarapan Memakan Waktu Lebih Lama

Motor chopper kesannya memang minimalis namun tetap memberikan tampilan yang proporsional.

Untuk itu pengerjaannya membutuhkan perhitungan matang terutama pada perbandingan rangka dan mesin.   

Ishar tak menampik bahwa tiap aliran punya daya tarik dan tingkat kesulitan tersendiri, termasuk skinny chopper garapannya ini.

"Proses pengerjaan membutuhkan waktu yang lebih lama karena ubahan lebih banyak. Detail part customnya pun lebih banyak dibanding tracker, scrambler, dan caferacer," ujar Ishar.

Adapun untuk biaya modifikasi skinny chopper ini, Ishar mengatakan menghabiskan sekira Rp 27 juta, di luar harga motornya.

Spesifikasi

1. Frame custom chopper rigid  dengan detail las kuningan
2. Triple 3 /segitiga atas bawah custom
3. Stang custom
4. Raiser stang custom
5. Jok custom
6. Sissy bar custom
7. Shock belakang custom
8. Knalpot custom stainles menggunakan las TIG
Standar samping custom
9. Tromol depan custom
10. Footstep ,pedal rem, pedal persneling custom

( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved